Berita Bali
Gelar Rakerwil se-Bali, PKS Targetkan Rebut Kembali Kursi yang Hilang di Pemilu 2024
Gelar Rakerwil se-Bali, PKS Targetkan Rebut Kembali Kursi yang Hilang di Pemilu 2024
Penulis: Ragil Armando | Editor: Harun Ar Rasyid
DENPASAR, TRIBUN BALI – Pemilu 2024 masih jauh di depan mata, tetapi berbagai persiapan mulai dilakukan oleh partai politik.
Seperti yang dilakukan oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bali yang menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) secara tertutup di B Hotel and Spa, Denpasar, Minggu 13 Maret 2022 kemarin.
Dalam keterangan persnya, Ketua DPW PKS Bali, H. Hilmun Nabi’ mengatakan bahwa rakorwil tersebut digelar sebagai bagian dari pemanasan mesin partai di tahun 2022.
Selain itu, rakerwil tersebut juga digelar untuk merancang berbagai strategi-strategi pemenangan di Pemilu 2024.
"Rakerwil adalah tolok ukur kita bekerja dalam rangka pencapaian target-target kita. Fokus pada agenda yang sudah dicanangkan di tahun 2022 ini," kata Hilmun, Senin 14 Maret 2022.
Oleh sebab itu, pihaknya menargetkan untuk meraih kembali kursi yang hilang pada Pemilu 2019 lalu.
Seperti diketahui, pada Pemilu 2019 lalu PKS harus kehilangan kursi di beberapa daerah di Bali, yakni 3 kursi di Denpasar dan 2 kursi di Jembrana.
Baca juga: Ganjar Pranowo Puji Kawasan Mangrove Center Balikpapan
Baca juga: Jelang Karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Polres Bangli Berlakukan Pengalihan Arus
Baca juga: Bupati Tabanan Menerima Penghargaan Gugus Tugas GNRM dari Kemendagri
Sedangkan, yang masih bertahan satu-satunya kursi PKS adalah di DPRD Kabupaten Karangasem.
Oleh sebab itu, untuk bisa meraih target pemenangan dan perolehan kursi DPR pada pemilu 2024 pihaknya akan melakukan berbagai upaya seperti pemenuhan struktur PKS di tingkat kecamatan dan kelurahan.
"Dengan segenap ikhtiar dan doa, kemenangan penuh berkah mudah-mudahan Allah realisasikan termasuk harapan kita yaitu perolehan kursi DPR," lanjut Hilmun.
Hilmun juga mengingatkan anggotanya untuk selalu berdoa dan bergantung kepada Allah selain usaha-usaha dalam program kerja.
"Dalam kondisi lapang maupun sempit, terlebih ketika kelengkapan yang kita miliki masih terbatas, maka inilah kesempatan untuk sepenuhnya bergantung kepada Allah dalam doa-doa. Jika menggantungkan harapan kepada Allah, mudah-mudahan Allah akan menyiapkan perangkat-perangkatnya," paparnya.
Di sisi lain, Ketua Badan Pembinaan Wilayah (BPW) Kawasan Indonesia Bagian Tenggara (Santri) DPP PKS, Johan Rosihan menyampaikan terima kasih dan apresiasi terhadap kinerja PKS Bali tahun 2021.
Ia berharap popularitas PKS yang terus meningkat secara nasional juga dirasakan di Bali.
"Hasil survey 2021, popularitas PKS terus meningkat di tahun 2022. Elektabilitas partai di tahun 2021 sebesar 7,1% dan harapannya akan terus meningkat," ujar Johan.