Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
7 Bulan Kasus Subang, Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak Belum Terungkap, Ini Kata Kriminolog
Tujuh bulan Kasus Subang sejak mayat ibu dan anak, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu ditemukan di dalam bagasi mobil alphard pada 18 Agustus 2021
TRIBUN-BALI.COM – Tujuh bulan Kasus Subang sejak mayat ibu dan anak, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu ditemukan di dalam bagasi mobil alphard pada 18 Agustus 2021 silam.
Hingga hari ini, polisi masih berupaya mengungkap pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang.
Sejumlah kriminolog buka suara.
Kriminolog Yesmil Anwar
Seorang kriminolog Unpad, Yesmil Anwar menyoroti kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang yang belum kunjung terungkap.
Kriminolog ini juga mengungkap analisis soal polisi akhirnya membentuk tim khusus untuk diterjunkan dalam penyelidikan kasus Subang tersebut.
Pelaku pembunuhan belum juga terungkap, kenapa?
Padahal, beberapa waktu yang lalu polisi sempat mengeluarkan gambar sketsa wajah terduga pelaku dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.
Sketsa wajah ini dibuat berdasarkan hasil analisis tim Inafis Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.
Sketsa wajah terduga pelaku itu pun telah disebar ke seluruh Polres di seluruh Indonesia.
Kriminolog dari Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, Jawa Barat, Yesmil Anwar mengatakan, dengan dikeluarkannya sketsa wajah terduga pelaku, berarti polisi sudah punya target.
"Kalau sudah ada sketsa wajah, ya berarti sudah ada target," kata Yesmil Anwar saat dihubungi Kompas.com, melalui sambungan telepon, Rabu 16 Maret 2022.
Harusnya, kata kriminolog Unpad itu, menjadi lebih mudah apabila menggunakan forensik digital.
Namun, ia menduga data yang disimpan dalam file polisi mungkin belum lengkap.
"Harusnya kemampuan teknologinya dipertinggi, dan kemampuan analisinya juga," ujar Yesmil Anwar.