Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Ramadan 2022

5 Perbuatan yang Bisa Menghapus Pahala Puasa, Mari Kuatkan Iman di Bulan Penuh Ampunan

Orang yang sedang menjalankan ibadah puasa, namun melakukan kebohongan maka pahalanya akan berkurang. Lalu apalagi yang bisa menghilangkan pahala?

Editor: Sabrina Tio Dora Hutajulu
PIXABAY
Orang yang sedang menjalankan ibadah puasa, namun melakukan kebohongan maka pahalanya akan berkurang. Lalu apalagi yang bisa menghilangkan pahala puasa? 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - 5 Perbuan yang Bisa Menghapus Pahala Puasa, Kuatkan Iman di Bulan Penuh Ampunan

Tribunners, saat Ramadhan, umat Muslim yang berpuasa wajib menahan hawa nafsu yang dapat membatalkan puasa.

Baca juga: TIPS Puasa Bagi Penderita Asam Lambung Agar Ibadah Ramadhan Lancar

Selain makan dan minum, ada hal lain yang dapat membatalkan puasa, yaitu haid/nifas, keluarnya air mani, bersenggama, dan lain-lain.

Menurut H. Imam Masyhadi, dalam khotbah Jum'at berjudul "Lima Dosa yang Menghapus Pahala Puasa" yang diterbitkan dalam PDF di laman Kemenag Jatim, ada dosa tertentu yang dapat mengurangi pahala berpuasa.

Berikut ini daftarnya.

5 Perbuatan yang Menghapus Pahala Puasa

1. Berbohong

Orang yang sedang menjalankan ibadah puasa, namun melakukan kebohongan maka pahala puasanya akan berkurang.

Orang berbohong adakalanya hanya untuk iseng, untuk mempermudah urusan dan menghindari pertanyaan- pertanyaan yang tidak penting.

Hal ini dikarenakan berbohong dapat menyebabkan sesuatu yang buruk.

Ada pula berbohong untuk mencari keuntungan, atau tidak mendapatkan keuntungan tetapi mengakibatkan kerugian orang lain.

2. Ghibah

Ghibah atau menggunjing adalah perbuatan menceritakan orang lain tentang perkataannya, perbuatannya atau keadaan pribadinya.

Adapun isi cerita itu benar-benar sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

Baca juga: Manchester United Sudah Lama Puasa Gelar, Bisa Telpon Mancini yang Lagi Kesusahan di Timnas Italia

Jika yang diceritakan itu tentang kebaikannya atau hal-hal yang tidak membuatnya sakit hati, gunjingan ini boleh dan tidak berdosa, seperti menceritakan tentang kelucuan, kecerdikan dan sebagainya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved