Persib Bandung
RICKY KAMBUAYA Pindah ke PERSIB Bandung, Tapi 1 Pemain Persebaya ini Tak Akan Dibiarkan Pergi
Setelah hengkangnya Taisei Marukawa dan Bruno, kini nama Ricky Kambuaya santer dikabarkan akan segera merapat bersama Persib Bandung.
TRIBUN-BALI.COM - Geliat transfer pemain di Liga 1 mulai memanas setelah Liga 1 2021/2022 resmi berakhir.
Beberapa tim bergerak cepat menggaet parta pemain incarannya.
Namun ada juga yang harus merelakan ditinggal para pemain andalan mereka
Salah satu tim yang paling merasakan ditinggal para bintangnya adalah Persebaya Surabaya
Bajul Ijo kini sudah ditinggal 2 pemain bintangnya musim ini, Taisei Marukawa yang hengkang ke PSIS Semarang dan Bruno Moreira yang lebih memilih berkarir di Yunani
Baca juga: PERSIB BANDUNG & BALI UNITED Rebutan Tanda Tangan Anak Kesayangan Shin Tae-Yong, Siapa Yang Dipilih?
Baca juga: WINGER Persija Tampil Moncer, Pernah jadi Bagian Bali United, Teco Puji Kualitas Sang Pemain
Baca juga: Bali United Ingin Lampaui Prestasi Persija di Piala AFC 2022, Teco Tak Ingin Kalah di Semifinal
Baca juga: Inilah Sosok yang akan Gantikan Fortes jadi Ujung Tombak di Arema, Striker Gundul Asal Spanyol?
Persebaya Surabaya nampaknya sebentar lagi akan gigit jari karena harus kehilangan pemain pilarnya di musim ini.
Setelah hengkangnya Taisei Marukawa dan Bruno, kini nama Ricky Kambuaya santer dikabarkan akan segera merapat bersama Persib Bandung.
Dilansir Transfermarkt, kontrak Kambuaya bersama Bajol Ijo sudah habis sejak 31 Maret lalu.
Secara otomatis, gelandang andalan Timnas Indonesia bebas berkeliaran untuk menentukan masa depannya.
Dan Persib Bandung dikabarkan menjadi tim yang paling serius untuk memboyong pria berusia 25 tahun tersebut menuju Si Jalak Harupat.
Namun sebenarnya, Persebaya tak perlu pusing-pusing amat meski harus ditinggal pemain sekelas Kambuaya.
Mereka sudah berpengalaman tampil tanpa kehadiran pemain asal Papua itu.
Kambuaya yang merupakan pilar lini tengah Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong, tak pernah absen untuk masuk skuat pilihan juru taktik asal Korea Selatan itu.
Dan Persebaya selalu legowo untuk mengirim Kambuaya bermain bersama Timnas Garuda.
Namun, bukannya kelimpungan, sang juru taktik, Aji Santoso mampu menemukan pengganti lewat transformasi posisi yang ia berikan kepada seorang Alwi Slamat.
Alwi Slamat yang semula merupakan pemain yang berposisi sebagai bek kiri, ia geser ke tengah untuk menjadi seorang gelandang.
Pemain berusia 25 tahun itu sering ia duetkan bersama Muhammad Hidayat di lini tengah Persebaya.
Baik saat bermain dengan sistem 4-2-3-1 ataupun 4-4-2, Aji Santoso hampir selalu menduetkan Alwi dan Hidayat untuk menjadi double pivot.
Tak membutuhkan waktu untuk beradaptasi, peran baru yang diberikan Aji untuk Alwi mampu ia jawab dengan permainan yang apik.
Visi bermain prajurit TNI itu sangat baik, ia juga memiliki kemampuan passing dan dribel yang mumpuni.
Kemampuan passing dan dribel Alwi membuat aliran bola di lini tengah Persebaya menjadi lebih encer.
Alwi dapat membantu Bajol Ijo keluar dari pressing lawan ketika menerima bola di kedalaman.
Per catatan Lapangbola.com, pemain asal Tulehu itu masuk dalam 5 besar pemain dengan jumlah operan sukses paling banyak dengan torehan 860 successful passes.
Alwi Slamat pun diandalkan Persebaya untuk menjadi eksekutor bola mati utama, baik tendangan corner ataupun free kick, dia-lah yang menjadi pemain terdepan untuk mengeksekusi.
Kemampuan bertahan dan etos kerja Alwi juga sepantasnya mendapatkan pujian, ia menjadi penghalau serangan lawan dari lini tengah.
Aji Santoso yang sering bermain pragmatis ketika sudah unggul begitu mengandalkan kinerja gelandangnya dalam urusan bertahan.
Dilansir Lapangbola.com, Catatan intersep Alwi berada di angka 3.48, sedangkan catatan tackle eks pemain PSMS Medan ini berada di angka 1.14.
Alwi begitu ngotot dalam bermain, ia tak pernah berhenti berlari untuk mengalirkan bola dari tengah, sang pemain juga tak lupa akan tugasnya membantu Bajol Ijo dalam urusan bertahan.
Ya, Alwi Slamat adalah jawaban saat Bajol Ijo membutuhkan keseimbangan dan kreativitas permainan.
Pemain berpostur 170 cm tersebut memiliki karakter permainan ofensif dan apik dalam hal mengatur tempo serangan.
Alwi di Persebaya bermain sebagai penghubung antara lini tengah dan depan, ia kerap turun menjemput bola kemudian melakukan progresi ke depan dengan umpan-umpan pendek dan melakukan dribel untuk menerobos lini tengah lawan.
Bola di kakinya begitu lengket, meski dirubung oleh 2 hingga 3 pemain, Alwi seringkali mampu lolos dan menerobos pertahanan lawan menuju sepertiga akhir.
Dengan atribut semegah itu membuat Alwi bermain begitu ofensif, ia juga sering dimainkan Aji untuk menjadi playmaker yang mendongkrak lini depan Persebaya saat mengalami kebuntuan.
Salah satu contohnya adalah penampilan Alwi Slamat melawan Persiraja Banda Aceh dalam pekan ke-10 BRI Liga 1 pada (31/10/2021).
Dalam sistem 4-2-3-1 yang Aji mainkan, peran Alwi di lini tengah ia dorong lebih ke depan untuk mengeksploitasi pertahan Persiraja yang menumpuk pemainnya di belakang.
Hasilnya pun ciamik, Alwi sukses mencetak gol indah di menit 8' lewat tendangan melengkungnya dari sisi kanan pertahanan Persiraja.
Persebaya Surabaya pun diantarnya unggul dengan skor 2-0 di akhir pertandingan. Ia bermain full time, menjadi pemecah kebuntuan, sekaligus pengatur tempo serangan Bajol Ijo.
Pergerakan dan penempatan posisi Alwi Slamat membuat Persebaya Surabaya memiliki banyak opsi saat membangun serangan dari belakang.
Alwi dapat membuka jalur umpan dan memudahkan para pemain bertahan Bajol Ijo untuk melakukan passing dari kaki ke kaki.
Alwi Slamat juga mampu membuat serangan Persebaya lebih bervariasi dan agresif. Dia memiliki visi bermain dan dribel yang mumpuni untuk merusak sistem pertahanan lawan.
Ya, Alwi adalah jawaban dari konsistensi Persebaya Surabaya musim ini meski harus ditinggal barisan gelandangnya untuk bergabung bersama Timnas Indonesia.
Ia merupakan pemain versatile (serba bisa), itu memudahkan Aji Santoso untuk menambal sulam posisi para pemainnya ketika harus absen.
Kambuaya boleh saja hengkang ke Persib, namun pemain serba bisa seperti Alwi Slamat haram hukumnya bagi Bajol Ijo untuk melepasnya jika masih ingin tampil bertaji di Liga 1 musim depan.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ricky Kambuaya Boleh Hengkang ke Persib Bandung, Asal Tidak Pemain Serba Bisa Persebaya Satu Ini,