Ramadan 2022
Tetap Terhidrasi saat Berpuasa, Simak Langkahnya Berikut Ini
Tribunners, untuk mencegah dehidrasi saat puasa, ada baiknya Anda mengetahui beberapa langkah agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik saat bulan puasa
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tetap Terhidrasi saat Berpuasa, Simak Langkahnya Berikut Ini
Tribunners, untuk mencegah dehidrasi saat puasa, ada baiknya Anda mengetahui beberapa langkah agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik saat bulan Ramadan.
Baca juga: Daftar Makanan yang Dilarang Dikonsumsi Penderita Batu Empedu, Termasuk Ikan Kalengan dan Gorengan
Melansir dari Tasty dan The National News, simak 7 langkah tetap terhidrasi saat puasa berikut ini!
Ketahui kebutuhan air
Selama berpuasa, tubuh kekurangan cairan, jika tak dipenuhi dengan minum air yang cukup, maka tubuh bisa terkena dehidrasi. Minum air putih tetap diperlukan meski Anda tidak haus.
“Hanya karena Anda tidak haus, bukan berarti Anda tidak terkena dehidrasi,” kata dr Alkasab, seorang dokter spesialis urologi di Al Zahra Hospital Dubai yang dilansir dari Tasty.
Manusia akan kehilangan cairan dalam tubuh hanya dengan melakukan aktivitas biasa seperti bernafas, berkeringat, dan pergi ke kamar mandi. Jika kita tidak minum, maka tubuh akan mengalmi dehidrasi.
Untuk anak usia 9-13 tahun, dibutuhkan minum sebanyak 2 liter. Sementara untuk dewasa, dianjurkan 2,5 liter untuk tetap terhidrasi.
Buka puasa dengan kurma
Nyatanya, buka puasa dengan mengonsumsi kurma bukan hanya sekadar tradisi dari Nabi Muhammad, tapi juga dapat menghidrasi tubuh setelah seharian puasa.
Kurma membantu tubuh tetap terhidrasi karena merupakan sumber glukosa alami yang mendorong sel dalam tubuh untuk menyimpan cairan dan energi.
Pilih makanan dengan kandungan air tinggi
Pilah pilih makanan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung air tinggi mampu membantu tubuh secara alami untuk tetap terhidrasi di bulan puasa.
Baca juga: Daftar Makanan yang Dilarang Dikonsumsi Penderita Batu Empedu, Termasuk Ikan Kalengan dan Gorengan
Makanan seperti mentimun, semangka, tomat, susu, stoberi, hingga salad dapat membantu menghidrasi tubuh.
Anda bisa memakannya di waktu berbuka puasa serta sahur agar memastikan tubuh tak dehidrasi.
Minimalkan keringat jika memungkinkan
Keringat dapat mempercepat terjadinya dehidrasi. Jika memungkinkan, minimalkan potensi tubuh berkeringat dengan tidak melakukan aktivitas berat.
Apabila Anda bekerja di area outdoor, usahakan berada di tempat yang teduh.
Sementara jika Anda ingin berolahraga ringan ataupun berat, usahakan berolahraga di waktu mendekati berbuka puasa atau bahkan beberapa jam setelah berbuka puasa.
Jangan berbuka puasa dengan minum jus
Jus memang baik untuk kesehatan. Namun jangan pernah berbuka puasa dengan minum jus. Minum jus saat buka puasa akan membuat berat badan bertambah.
Minum jus bisa dilakukan beberapa jam setelah berbuka puasa.
Kurangi minuman berkafein
Jika Anda adalah salah satu orang yang selalu berbuka puasa dengan meminum teh manis, mulai sekarang Anda harus berhenti.
Minuman berkafein seperti teh, kopi, dan minuman bersoda dapat menyebabkan Anda lebih sering buang air kecil.
Baca juga: Daftar Makanan yang Dilarang Dikonsumsi Penderita Batu Empedu, Termasuk Ikan Kalengan dan Gorengan
Hal ini bisa membuat tubuh dehidrasi tanpa Anda sadari.
Perbanyak produk dairy
Produk dairy baik untuk Anda yang berpuasa. Ini karena produk dairy membantu tubuh tetap terhidrasi di bulan Ramadan.
Produk dairy yang bisa disantap untuk menambah jumlah cairan dalam tubuh di antaranya ada susu segar, krim, hingga yogurt. Produk dairy mampu menghidrasi tubuh karena terdapat kandungan air yang tinggi hingga mencapai 90%!
(*)
Sumber Kontan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/golongan-yang-tak-wajb-puasa-ramadhan.jpg)