Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Gianyar

Sempat Lambaikan Tangan Minta Bantuan, Hartono Hilang saat Berenang di Pantai Lembeng

Sempat LambaikanSempat Lambaikan Tangan Minta Bantuan, Hartono Hilang saat Berenang di Pantai Lembeng Tangan Minta Bantuan, Hartono Hilang saat Berena

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Harun Ar Rasyid
ist
Tim SAR Denpasar, BPBD Gianyar dan aparat kepolisian pun telah turun dalam pencarian. Namun pencarian tidak membuahkan hasil, dan akan dilanjutkan Sabtu 9 April 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Nasib tragis dialami Hartono (37), seorang buruh proyek saat mandi bersama teman-tamannya di Pantai Lembeng, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali, Jumat 8 April 2022 sekitar pukul 17.30 Wita.

Dimana ia terseret arus bawah laut saat tengah berenang ke jauh dari pantai.

Tim SAR Denpasar, BPBD Gianyar dan aparat kepolisian pun telah turun dalam pencarian. Namun pencarian tidak membuahkan hasil, dan akan dilanjutkan Sabtu 9 April 2022.

Berdasarkan data dihimpun, sebelum kejadian nahas tersebut, korban datang ke pantai bersama tiga rekannya sekitar pukul 16.00.

Lantaran tergiur dengan kondisi ombak yang cukup tenang, korban bersama temannya langsung mandi. Dimana saat itu korban berenang jauh ke dalam.

Sementara temannya memilih berenang di tepi. Namun ketika sedang asik bermain air, tiba-tiba gelombang seketika tinggi.

Baca juga: Puluhan Warga Geruduk Gedung PHDI, Tolak Sampradaya Hingga Burujung Penyegelan

Baca juga: Bandara Ngurah Rai Kembali Sediakan Layanan Vaksinasi Bagi Penumpang, Catat Ketentuannya

Tiga rekannya, yakni Rio, Prayoga dan Habid berhasil menyelamatkan diri.

Sedangkan Hartono tak bisa menyelamatkan diri, lalu terseret ke laut.

Dari kejauhan, korban sempat melambaikan tangannya. Temannya yang berhasil selamat mencoba minta bantuan warga di sekitar pantai.

Saat itu, peselancar di sana mencoba untuk menolong.

Namun tak berselang lama, korban lantas menghilang.

Setelah itu, kejadian tersebut langsung dilaporkan ke petugas terkait.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, Gusti Ngurah Dibya Presasta membenarkan kejadian itu. Kata dia, pssca adanya laporan tersebut, pihaknya bersama SAR Gabungan mendatangi TKP. Kata dia, saat korban mandi, kondisi air relatif tenang dan air juga surut.

Namun begitu mereka mandi, tiba-tiba gelombang tinggi. Dikarenakan posisi korban terlalu ke dalam, sehingga yang bersangkutan tidak bisa menyelamatkan diri.

"Pencarian tadi kita tidak melakukan pencarian ke laut karena kondisi sudah gelap, sehingga kecil kemungkinan korban ditemukan, dan justru akan membahayakan tim pencarian. Karena itu, pancarian tadi hanya menyisir pantai berharap korban telah terdampar di pantai dalam kondisi selamat," ujar.

Namun penyisiran tersrbut tidak membuahkan hasil. Karena itu, pencarian pun akan dilanjutkan Sabtu besok mulai pukul 06.00 Wita.

"Besok akan diturunkan raberboat, dengan melibatkan Tim Sar Gabungan termasuk juga relawan. Mudah-mudahan besok korban ditemukan," harapnya. (*)

Berita lainnya

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved