Ramadan 2022
Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar, Benarkah Jatuh Pada Malam Ganjil dan Malam 10 Terakhir Ramadhan?
Menurut sejumlah ketarangan ulama malam lailatul qadar pada malam ganjil dan malam 10 terakhir Ramadhan.
TRIBUN-BALI.COM - Bulan Ramadhan merupakan bulan yang paling istimewa penuh ampunan dan berkah.
Ada salah satu malam bulan Ramadhan yang disebut melebihi dari keutamaan seribu bulan yaitu Malam Lailatul Qadar.
Malam lailatul qadar selalu menjadi incaran banyak orang sholat dan mukmin.
Tidak mudah untuk mendapatkan kecuali akan mendapatkan keistimewaan.
Menurut sejumlah ketarangan ulama Malam Lailatul Qadar pada malam ganjil dan malam 10 terakhir Ramadhan.
Baca juga: Anti Lemes Saat Puasa Ramadhan, Ini Rekomendasi 8 Buah Wajib Dikonsumsi untuk Sahur
Baca juga: Special Ramadhan, Promo HokBen 10 April 2022, Beef Teriyaki + Egg Chicken Roll Rp 35 Ribuan
Namun semua tidak bisa dipastikan, bisa juga datang di awal bulan ramadhan.
Amannya adalah melakukan ibadah sepanjang malam di malam bulan Ramadhan dari awal hingga akhir secara istiqomah.
Tapi jangan berkecil hati bagi yang ingin mendapatkan Malam Lailatul Qadar ada sejumlah cara.
Diantaranya memperbanyak ibadah kepada Allah SWT sepanjang malam di ramadhan terutama pada 10 malam terakhir bulan Ramadan untuk mendapatkan malam kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan ini.
Berbagai ibadah malam hari yang bisa kamu laksanakan di antaranya adalah membaca Al-Qur’an, menunaikan salat malam, memperbanyak doa, iktikaf di masjid, dan lain sebagainya.
Tentunya setiap muslim ingin mendapatkan malam yang sangat istimewa ini.
Malam Lailatul Qadar merupakan malam yang dinantikan oleh umat Islam di berbagai belahan dunia.
Tidak dijelaskan secara pasti kapan malam lailatul qadar akan datang.
Menurut riwayatkan HR Bukhari jika malam lailatul qadar terjadi pada malam ganjil di 10 hari terakhir bulan ramadan.
Aisyah mengatakan, “Ketika memasuki sepuluh akhir Ramadhan, Nabi fokus beribadah, mengisi malamnya dengan ibadah, dan membangunkan keluarganya untuk ikut ibadah,” (HR Al-Bukhari).