Dorrrrr, Peluru Senapan Sang Bos Melesat Kenai Dada Kanan Idam, Tersungkur Langsung Tewas

Kejadian nahas yang menewaskan Idam, karyawan Daud yang juga warga Desa Bulang, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo.

Editor: Bambang Wiyono
istimewa
Daud Patriono Imanuel (52) warga Perumahan Taman Bambu, Desa Wirolegi Kecamatan Sumbersari, memeragakan 12 adegan dalam rekonstruksi, Senin (11/4/2022). 

TRIBUN-BALI.COM, PROBOLINGGO - Polisi Polres Probolinggo Jawa Timur menggelar rekonstruksi tewasnya Idam kholik (30) setelah dada kanannya tertembus peluru senapan milik sang bos, Daud Patriono Imanuel (52). 

Daud, warga Perumahan Taman Bambu, Desa Wirolegi Kecamatan Sumbersari yang seorang pengusaha ternak ayam, memeragakan 12 adegan dalam rekonstruksi.

Rekonstruksi digelar guna mendapat gambaran jelas ihwal kejadian nahas yang menewaskan Idam, karyawan Daud yang juga warga Desa Bulang, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo.

Rekonstruksi digelar di tempat latihan menembak, yakni area persawahan Desa Gerongan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.

"Kami tim penyidik Polres Probolinggo, Polsek Maron, dan kejaksaan melaksanakan kegiatan rekonstruksi kejadian tewasnya warga Kabupaten Probolinggo karena terkena peluru senapan angin," kata Kapolsek Maron, Iptu Samiran, Senin (11/4/2022).

Dari rekonstruksi itu diketahui, saat latihan, tersangka Daud menyiapkan dua kursi untuk penyanggah senapan angin.

Sesampainya di lokasi, tersangka meminta korban menempelkan sasaran kardus di sebuah pohon kelapa.

Jarak dari lokasi tersangka menembak ke sasaran kardus yang ditempel pada pohon kelapa sejauh 74 meter.

Tersangka lantas memulai latihan menembak. Beberapa kali, tembakannya mendarat tepat di sasaran kardus.

Setelahnya, korban mencopot sasaran kardus dari pohon kelapa, untuk memberitahukan hasil tembakan Daud.

Tak lama, korban kembali ke pohon kelapa dan menempelkannya seperti semula.

Daud bersiap melanjutkan latihan. Ironisnya, pada tembakan kali ini, peluru senapan angin yang dilesatkan Daud meleset.

Peluru berukuran 4,5 mm itu melesat ke arah korban yang berdiri beberapa meter dari pohon kelapa.

Peluru itu mendarat di dada kanan korban. Korban langsung terkapar dan sempat berteriak ke tersangka bila dirinya tertembak.

Begitu mendengar teriakan itu, tersangka lalu bergegas lari ke lokasi untuk menolong korban.

Halaman
12
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved