Drama Korea

Kutipan Berkesan di Drama Korea "Military Prosecutor Doberman" Episode 9-10, Drakor Balas Dendam

Berikut ini adalah kutipan dan momen berkesan dari drama Korea "Military Prosecutor Doberman" episode 9-10.

Penulis: Putu Kartika Viktriani | Editor: Putu Kartika Viktriani
soompi
Poster Drama Korea baru, Military Prosecutor Doberman yang merupakan drama pengadilan militer pertama dari Korea. 

TRIBUN-BALI.COM - Drama Korea "Military Prosecutor Doberman" kembali tayang setelah seminggu absen. 

Beberapa momentum yang sangat berbahaya dari episode-episode awal telah mereda saat dua pemeran utama yaitu duo antikorupsi dalam serial ini mulai menyesuaikan diri. 

Tapi, Do Bae Man (Ahn Bo Hyun) dan Cha Woo In (Jo Bo Ah) tetap harus waspada sebab masih ada banyak musuh yang mengintai mereka.

Berikut adalah kutipan favorit dari drama “Military Prosecutor Doberman” episode minggu ini seperti dilansir dari Soompi!

1. “Anjing pemburu sejati tidak akan membiarkan siapapun kecuali pemiliknya menyentuhnya.”

Jarak ternyata membuat hati Do Bae Man (Ahn Bo Hyun) dan Cha Woo In (Jo Bo Ah) semakin dekat. 

Keduanya merasa tertarik satu sama lain, akan tetapi ada kalanya mereka harus waspada, seperti ketika Woo In memanggil Bae Man ke ruang sidang militer setelah target terbaru mereka ditemukan tewas. 

Dengan sedih mereka menyadari bahwa mereka gagal dalam pertempuran khusus ini, Bae Man dan Woo In berdebat tentang keganasan anjing pemburu.

Baca juga: KABAR GEMBIRA Drama Korea A Business Proposal Akan Rilis 4 Episode Spesial Yang Belum Pernah Tayang

Bae Man percaya bahwa anjing pemburu sangat ganas, sehingga bahkan pemiliknya tidak dapat sepenuhnya mengendalikannya.

Ia seolah-olah menyebut dirinya sebagai senjata yang tidak dapat dijinakkan. 

Tampaknya itu adalah pandangannya, mengingat itulah dirinya bagi Yong Moon Goo (Kim Young Min). 

Bae Man menyadari dirinya adalah seseorang yang selalu dimanfaatkan, namun sikapnya tetap tidak dapat diprediksi oleh tuannya. 

Sementara itu Woo In punya pandangan berbeda.

 Dia mengoreksi bahwa, sebaliknya, hanya sang tuan lah yang bisa menyentuh anjing pemburu ini. 

2. “Saya telah melewati batas. Sekarang apa?"

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved