Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Cinta Terlarang Kasatpol PP, Staf Dishub, dan Janda Cantik, Pak Kasat Lakukan ini Sebelum Pembunuhan

Cinta Terlarang Kasatpol PP, Staf Dishub, dan Janda Cantik, Pak Kasat Lakukan ini Sebelum Pembunuhan

Tayang:
TribunTimur
Penangkapan Kasatpol PP tersangka penembakan pegawai Dishub. 

TRIBUN-BALI.COM - Gelagat tak baik Kasatpol PP Kota Makassar yang kini menjadi tersangka sesungguhnya telah diketahui keluarga sebelum Najamuddin Sewang tewas.

Kasus pembunuhan staf Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar diduga dilatarbelakangi oleh cinta terlarang Kasatpol PP Kota Makassar dan korban.

Sang Kasatpol PP Makassar ini diduga menjadi dalang pembunuhan Najamuddin Sewang dengan menyewa pembunuh bayaran.

Perkara cinta segitiga diduga dengan seorang janda yang bertugas di Dishub Kota Makassar membuat Iqbal Asnan gelap mata.

Baca juga: Reaksi Istri Kasatpol PP yang Rebutan PNS Cantik hingga Tembak Anak Buah, Hanya Bisa Genggam Tangan 

Awalnya, korban diduga meninggal karena kecelakaan lalu lintas tunggal sebab terjatuh dari sepeda motor.

Namun, belakangan terungkap jika korban Najamuddin Sewang tewas ditembak sebab di bawah ketiak kirinya bersarang proyektil peluru.

Polisi lalu membawa proyektil peluru tersebut ke laboratorium forensik untuk diperiksa.

Baca juga: SOSOK PNS Cantik Jadi Rebutan Kasatpol PP dan Anggota Dishub Makassar, Ternyata Jabat Kepala Seksi

Guna mengungkap siapa pelaku penembakan dan apa motifnya, polisi memeriksa 20 saksi dalam tempo hampir dua pekan.

"Untuk tersangka kita tetapkan 4 orang. Keempat pelaku beriinisial S, MIA (M Iqbal Asnan), AKM dan A," ujar Kapolrestabes Makassar, Kombes Budhi Haryanto dalam konferensi pers di Mapolrestabes Makassar, Jl Jenderal Ahmad Yani, Kota Makassar, Sulsel.

Mantan Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Jateng tersebut mengungkap peran keempat tersangka.

Iqbal Asnan disebutkan merupakan otak dari pembunuhan berencana pada 3 April lalu itu.

Sementara S, AKM, dan A disebut berperan sebagai eksekutor, pemantau, atau penggambar di lokasi.

"Ada otak pelaku, ada yang merencanakan terus sampai dengan eksekutor. Sementara otak pelaku adalah pejabat Kota Makassar (M Iqbal Asnan)," kata Kombes Budhi Haryanto.

Motif asmara pun disebut menjadi latar belakang pembunuhan Najamuddin Sewang.

Pelaku Lontarkan Ancaman

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved