Berita Badung

Amankan Arus Lalin Saat Mudik Lebaran, Dishub Badung Turunkan 165 Personel

Pengamanan arus lalulintas di Kabupaten Badung mulai menjadi atensi pemerintah setempat.

Istimewa
Dishub Kabupaten Badung A.A Ngr Rai Yuda Dharma - Amankan Arus Lalin Saat Mudik Lebaran, Dishub Badung Turunkan 165 Personel 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Pengamanan arus lalulintas di Kabupaten Badung mulai menjadi atensi pemerintah setempat.

Pemerintah kabupaten Badung melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Badung akan mengerahkan puluhan personel untuk mengamankan lonjakan arus mudik menjelang Idul Fitri 1443 H. 

Setidaknya ada 165 petugas operasional lapangan akan dikerahkan untuk kegiatan penjagaan, pengamanan, dan pengaturan lalu lintas di Gumi Keris. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan yang terjadi.

Baca juga: Curi Babi di Tegalalang Gianyar, Warga Badung Diamankan Polisi

Pasalnya, aktivitas masyarakat untuk mudik lebaran sudah mulai terlihat. Bahkan jumlah penumpang di terminal tipe A Mengwi juga mengalami peningkatan.

Kadishub Badung AA Ngurah Rai Yuda Darma saat ditemui mengatakan pengamanan Idul Fitri merupakan kegiatan rutin yang terintegrasi antar seluruh pemangku kepentingan di bidang lalu lintas.

Dalam hal ini, pihaknya pun terus berkoordinasi dengan, Kepolisian, Dinas Kesehatan, BPBD, PT. Jasa Raharja, Satpol PP dan pemangku kepentingan lainnya.

Baca juga: Pertamina Gelar Pelatihan Pengelolaan Destinasi Wisata Baru di Pantai Kelan Badung

"Karena itu, kami di Dishub Badung dalam rangka Pam Idul Fitri 1443 H dan libur Lebaran 2022 akan mengerahkan sebanyak 165 petugas operasional lapangan. Selain tugas dilapangan, kita juga kerahkan personil di pos-pos pelayanan dan pemantauan," ujarnya Selasa 26 April 2022.

Pihaknya mengakui, penjagaan arus mudik tetap akan dilakukan. Begitu juga nanti pada arus balik lebaran tahun 2022

"Jadi personil yang terlibat terdiri dari anggota UPTD Pengelolaan Prasarana Teknis Perhubungan Badung Utara sebanyak 70 orang, anggota UPTD Pengelolaan Prasarana Teknis Perhubungan Badung Utara sebanyak 78 orang, dan  bidang lalu lintas sebanyak 15 orang," katanya

Dijelaskan pada pengaturan penugasan personel disiapkan dalam tiga shift untuk setiap harinya di pos pelayanan maupun di pos pengamanan.

Bahkan ada beberapa lokasi yang menjadi atensi kemacetan, seperti di wilayah Kuta Utara dan Kuta Selatan

"Kami perkirakan lonjakan arus mudik  terjadi mulai 28 April hingga 30 April 2022. Sedangkan, puncak arus balik akan terjadi pada tanggal 7 Mei hingga 8 Mei 2022," ujar Rai Yuda Darma.

Kendati demikian, pihaknya mengimbau, para pengemudi atau pengguna jalan tetap berhati-hati di jalan raya dengan selalu mematuhi rambu dan marka jalan serta mengikuti petunjuk petugas di lapangan.

Apabila mengalami kelelahan akibat perjalanan panjang supaya beristirahat di rest area yang ada atau di tempat-tempat yang aman untuk beristirahat.

"Karena keselamatan jalan adalah tanggung jawab kita bersama. Biar lambat asal selamat sampai di tempat tujuan," tegasnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan atensi arus mudik lebaran juga dilakukan aparat kepolisian. Pasalnya ada beberapa masyarakat yang mudik lebaran menggunakan jalur darat dengan menggunakan kendaraan pribadi.

"Aparat kepolisian juga melakukan atensi terkait dengan pengamanan arus mudik ini. Kita harap semuanya berjalan dengan lancar. Begit juga masyarakat selalu melengkapi persyaratan mudik salah satunya dengan vaksin booster," imbuhnya  (*)

Berita lainnya di Berita Badung

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved