Berita Denpasar

Permintaan Pembelian Mobil Bekas di Denpasar Menjelang Mudik Lebaran Naik 30-40 Persen

Selama Ramadhan, permintaan pembelian mobil bekas meningkat seperti yang dialami showroom Mobil 89 yang mengalami kenaikan sekitar 30% sampai 40%.

Tribun Bali / Arini Valentya Chusni
Beberapa stock mobil bekas yang tersedia di showroom mobil 89 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Arini Valentya Chusni

TRIBUN-BALI.COM,DENPASAR - Jelang Hari Haya Idul Fitri, masyarakat berbondong-bondong melakukan perjalanan mudik. 

Ada yang menggunakan transportasi umum, maupun transportasi pribadi.

Selama Ramadhan, permintaan pembelian mobil bekas meningkat seperti yang dialami showroom Mobil 89'> Mobil 89 yang mengalami kenaikan sekitar 30 % sampai 40 %.

Seperti yang dirasakan Raka pemilik showroom mobil bekas Mobil 89'> Mobil 89 di Jalan Raya Cokroaminoto 410 Ubung Kaja, Denpasar.

Ia mengatakan saat pandemi, harga beli mobil bekas mengalami penurunan hingga 20 %.

Baca juga: Warga Ramai Tebus Gadaian Jelang Lebaran 2022 di Pegadaian Cabang Klungkung

Baca juga: Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1443 H, Kapan Lebaran 2022?

Baca juga: Tampil Kece Saat Idul Fitri 2022, Ini 5 Inspirasi Outfit Lebaran Pria, Intip Inspirasinya Yuk

Namun, saat musim high season menjelang lebaran tahun ini harga mobil bekas kembali normal.

"Tipe mobil Avanza 2028 ia jual diharga Rp 170 Juta, namun saat pandemi turun menjadi Rp 150 Juta.

"Turun sekitar 20 % saat awal pandemi, dulunya permintaan pembeli juga ikut turun. Kami menjual 20 unit perbulannya, pas tahun 2020 hanya setengahnya," kata Raka saat ditemui Tribun Bali, Selasa, (26/04/2022).

Namun di tahun 2021 akhir hingga 2022 ini, perlahan permintaan terhadap mobil bekas mengalami kenaikan. 

Di mobil 89 pun mengalami kenaikan sekitar 30 % - 40 %, sedangkan untuk kenaikan unit yang terjual sekitar 10

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved