4 Hari Hilang, Polisi Terikat Ditelanjangi, Diduga Dikerjain Mahkluk Halus Usai Kencing Sembarangan

Empat hari kemudian, Tajudin ditemukan di kawasan pemakaman yang disebut-sebut gunung keramat oleh masyarakat sekitar.

Editor: Bambang Wiyono
Kolase Facebook Anwar
4 hari hilang usai kencing di gunung keramat, anggota polisi ditemukan tanpa busana. 

TRIBUN-BALI.COM - Seorang anggota Polri, Tajudin Bugis ditemukan dalam kondisi mengenaskan, tak sadarkan diri, terikat, dan tanpa busana alias telanjang di kawasan pemakaman.

Kejadian aneh itu pun membuat gempar warga di sekitar kawasan pemakaman Gunung Kota, Desa Seith Kampung Baru, Leihitu, Maluku, Rabu (4/5/2022) sekira pukul 10.00 WITA. 

Sebelum ditemukan, Tajudin dinyatakan hilang sejak malam takbiran Idul Fitri.

Empat hari kemudian, Tajudin ditemukan di kawasan pemakaman yang disebut-sebut gunung keramat oleh masyarakat sekitar.

Karena dinilai keramat, para pengunjung atau wisatawan dilarang berbuat hal aneh-aneh di sekitar kawasan itu.

Sebelum hilang, seorang warga mengatakan masih melihat Tajudin memberikan minuman dingin kepada anak-anak di depan rumahnya.

Setelah itu, Tajudin pamit untuk kencing di kawasan gunung keramat tersebut.

Namun setelah itu, Tajudin tak kunjung kembali hingga salat Idul Fitri dimulai.

Hilangnya Tajudin membuat pihak keluarga mencari dengan menghubunginya melalui ponsel.

Akan tetapi, hanya pemberitahuan nomor tak aktif yang diterima.

Akhirnya, pihak keluarga pun melaporkan kejadian hilangnya Tajudin ke kepolisian.

Selang empat hari setelah dikabarkan lenyap, Tajudin berhasil ditemukan dalam keadaan mengenaskan.

Tajudin ditemukan tak sadarkan diri, terikat, dan tanpa busana di Gunung Kota.

Kabar penemuan Tajudin diunggah di Facebook dan menjadi viral di media sosial.

Salah satu perekam peristiwa evakuasi Tajudin, Anwar Suryana Tjiat, menyebut bahwa peristiwa ini ada hubungannya dengan hal gaib di gunung yang dikenal keramat itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved