Berita Badung
Federasi Serikat Pekerja Mandiri Bali Melakukan Aksi Solidaritas
Menurut Budi Darsana mereka mendirikan serikat pekerja bukan untuk menjatuhkan perusahaan.
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Noviana Windri
Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin
TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - 45 anggota dari Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) Bali yang merupakan afiliasi dari Serikat Pekerja Mandiri (SPM) Ayana Resort & Spa Bali melakukan aksi solidaritas di depan pintu masuk hotel bintang lima tersebut, Sabtu 14 Mei 2022.
Aksi ini sehubungan dengan adanya dugaan tindakan menghalang-halangi kebebasan berserikat dan berkumpul, dengan cara melakukan PHK kepada Ketua Umum dan Sekretaris Umum Serikat Pekerja Mandiri Ayana Resort & Spa Bali, tanpa adanya alasan hukum.
"Kehadiran kami ini adalah reaksi atas mereka (manajemen Ayana) yang bersikap negatif terhadap Ketua Umum dan Sekretaris Umum Serikat Pekerja Mandiri Ayana," ujar Koordinator Aksi, Ida I Dewa Made Rai Budi Darsana.
Pihaknya masih mencoba membuka ruang komunikasi secara kekeluargaan kita siap memfasilitasi ruang komunikasi itu tetapi cabut dulu PHK terhadap mereka mari bicara lagi.
"Kita mau apa kedepannya, kita mau bagaimana kedepannya. Kita sangat welcome untuk itu (buka ruang komunikasi). Jadi tolonglah kami minta agar pihak manajemen membuka ruang komunikasi," imbuhnya.
Baca juga: BPJS Kesehatan Turut Ramaikan May Day Kota Denpasar
Baca juga: HARI BURUH INTERNASIONAL: Dua Ribu Bus Siap Angkut Buruh ke GBK, Polisi Dipastikan Siaga Penuh
Menurut Budi Darsana mereka mendirikan serikat pekerja bukan untuk menjatuhkan perusahaan.
Tetapi apakah pemilik hotel ini anti serikat atau cuma merupakan ada oknum-oknum bermain yang tidak mau kebijakan-kebijakan mereka mulai dikritisi serikatnya.
Namun saat tribunbali.com mencoba meminta tanggapan pihak manajemen melalui public relation tidak ada respon sama sekali.
Selama aksi berlangsung personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pengamanan.
Personel gabungan yang turut mengamankan aksi terdiri dari Kepolisian khususnya Polsek Kuta Selatan, TNI, Linmas, Pecalang, dan Satpol PP total berjumlah 70 personel.
“Pengamanan unjuk rasa damai dengan harapan kegiatan ini lebih mengedepankan komunikasi yang baik dalam menyelesaikan permasalahan,” ujar Kapolsek Kuta Selatan, Kompol Sugiarta Yoga.
Ia juga meminta kepada seluruh personel pengamanan agar bersama-sama melaksanakan kegiatan pengamanan ini dengan penuh rasa tanggung jawab demi menjaga kondusifitas wilayah.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ucapan-hari-buruh-2021-terbaru.jpg)