Bali United
Host Broadcast Piala AFC Tinjau Markas Bali United, Progess Stadion Wayan Dipta Sudah 85 Persen
Jelang Tuan Rumah AFC Cup, Progress Stadion Kapten I Wayan Dipta Sentuh 85 Persen, Host Broadcast Tinjau Stadion Jelang Tuan Rumah AFC Cup, Progress S
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Harun Ar Rasyid
Stadion Kapten I Wayan Dipta pun telah melakukan berbagai persiapan jelang bergulirnya kompetisi AFC.
Salah seorang koordinator pekerja di Stadion Dipta, Ketut Karjaya menyatakan pihaknya kini sedang fokus memulihkan kondisi rumput di Stadion Dipta.
Menurut Karjaya, kondisi rumput di Stadion Dipta sempat mengalami beberapa masalah seperti adanya cekungan dan rumput yang mati di beberapa titik.
Hal ini disebabkan karena padatnya pertandingan yang menggunakan Stadion Dipta pada gelaran BRI Liga 1 2021-2022.
"Kebetulan ini baru selesai dipakai liga (BRI Liga 1 2021-2022), kita mulai perawatan dari hari Senin (8 April 2022)." kata Ketut Karjaya pada Senin, 25 Maret 2022 kepada Tribun-Bali.com saat ditemui di Stadion Dipta lalu.
"Nah hari Senin dilakukan stop dress namanya, yaitu untuk memulihkan ada gelombang-gelombang yang sedikit-sedikit itu biar pulih, rata, supaya dia tumbuh semua, baru kita potong." tambahnya.
Untuk jenis rumput yang digunakan, Karjaya menyebut Stadion Dipta telah menggunakan jenis rumput standar FIFA.
"Untuk jenis rumputnya kita pakai jenis Zoysia matrella, itu sudah standar FIFA." ungkap Karjaya.
Jenis rumput ini juga turut digunakan di training ground Bali United yang baru di Pantai Purnama, Gianyar.
Manajemen ingin kualitas rumput di training ground Bali United sama kualitasnya dengan yang ada di Stadion Dipta.
Sebab, manajemen ingin pemain tak merasakan perbedaan antara rumput tempat latihan dan tempat bermain.
Kini kondisi rumput Stadion Dipta masih perlu sedikit waktu untuk pemulihan pasca stadion digunakan untuk gelaran BRI Liga 1 2021-2022.
Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu memang hampir setengah musim digelar di Bali tepatnya sejak Januari hingga Maret 2022.
Saat kompetisi berlangsung kata Karjaya, hampir setiap hari Stadion Dipta digunakan sebagai tempat bertanding.
Baca juga: Kunjungan Kerja Pemerintah Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara di Badung
Baca juga: WAKILI Bali Dalam Paskibraka Nasional, Kemala Putra Sebut Jangan Takut Kecewa!
Baca juga: Manjakan Suporter, Air Minum Club Luncurkan Kemasan Berlogo Klub dan Pemain Bali United
Keadaan tersebut pun mengakibatkan kualitas rumput stadion mengalami penurunan akibat tak punya waktu untuk regenerasi.