SEA Games 2021
Mobile Legend SEA Games 2021 Jadi Kontroversi, Indonesia harus Puas Pulang dengan Medali Perak
Pergelaran E-sport Mobile Legend di ajang SEA Games 2021 menuai kontroversi setelah tuduhan yang dilayangkan oleh Indonesia
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pergelaran E-sport Mobile Legend di ajang SEA Games 2021 menuai kontroversi setelah tuduhan yang dilayangkan oleh Indonesia.
Dalam pertandingan tersebut, Indonesia bertemu dengan Filipina dan harus berakhir dengan kekalahan Indonesia dengan skor akhir 1-3.
Dalam pertandingan tersebut tim Indonesia menilai kontingen Filipina melakukan kecurangan dengan melakukan terlalu banyak teknikal pause sehingga mengganggu jalannya permainan.
Setelah lebih dari satu jam berdialog dengan panitia penyelenggara dan pihak-pihak terkait, timnas Mobile Legends Indonesia pada akhirnya harus tetap menerima kenyataan pahit.
Panitia memutuskan protes timnas Mobile Legends Indonesia tidak memenuhi kriteria. Alhasil, Indonesia tetap dianggap takluk 1-3 dari Filipina dan harus puas membawa pulang medali perak.
Baca juga: Kelasemen SEA Games 2021: Raih Posisi 3, Indonesia Berhasil Kumpulkan 50 Medali Emas
Hal ini membuat timnas Mobile Legends Indonesia gagal membalas kekalahan dari Filipina pada SEA Games 2019.
Tiga tahun lalu, timnas Mobile Legends Indonesia juga harus puas dengan raihan medali perak setelah takluk dari tuan rumah Filipina pada final SEA Games 2019 dengan skor 2-3.
Timnas Indonesia Mengajukan Protes Setelah takluk 1-3 dari Filipina, para pemain timnas Mobile Legends Indonesia tampak sangat terpukul dan tertunduk lesu ketika turun meninggalkan stage.
Rivaldi Fatah (R7) bahkan sampai menangis ketika memeluk pelatih timnas Mobile Legends Indonesia, James Chen. Adapun Calvin (VYN) dan Calvin Winata (CW) tidak banyak mengucapkan kata-kata dan langsung duduk dan tertunduk setelah pertandingan.
"Apa yang terjadi, sudah terjadi. Kita harus move on dari ini," kata James Chen mencoba menenangkan Calvin Winata di luar arena pertandingan.
Ketika Rivaldi Fatah dkk sedang meratapi kekalahan, Richard Permana selaku Kepala Pelatih Timnas Esports Indonesia untuk SEA Games 2021 tampak berdebat dengan panitia penyelenggara.
Richard Permana berkali-kali memprotes tindakan timnas Filipina yang terlalu banyak meminta technical pause dalam pertandingan.
Baca juga: UPDATE Klasemen dan Perolehan Medali SEA Games Vietnam: Indonesia Tambah Emas, Kini Di Peringkat 3
Proses perdebatan antara Richard Permana dan panitia penyelenggara berlangsung cukup lama. Beberapa ofisial timnas Mobile Legends Indonesia juga tampak membantu Richard Permana dengan menunjukkan video atau ikut berargumen.
Setelah prosesi penyerahan medali Mobile Legends SEA Games 2021 berakhir, Menurut Tjahjono, timnas Mobile Legends Indonesia mengajukan protes karena menganggap Filipina melakukan pelanggaran terkait technical pause.
"Di game terakhir, ada kejanggalan yaitu Filipina banyak meminta pause. Padahal, dalam technical hand book, aturan permintaan pause setiap tim itu dibatasi," kata Tjahjono kapada Kompas.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Pemain-Esports-Mobile-Legends-Timnas-Indonesia-di-SEA-Games-2022.jpg)