Berita Badung

Tiga Besar Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Bali, Australia Tertinggi Disusul Inggris

Kebijakan relaksasi tanpa Tes PCR saat keberangkatan bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN), dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendo

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Harun Ar Rasyid
Istimewa
Menparekraf Sandiaga Uno saat konferensi pers mingguan membahas isu terkini pariwisata dan ekonomi kreatif yang digelar secara hybrid di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Senin 23 Mei 2022. 

Top 3 Kunjungan Wisman ke Bali, Australia Tertinggi Disusul Inggris dan Singapura

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Kebijakan relaksasi tanpa Tes PCR saat keberangkatan bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN), dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong maskapai internasional untuk membuka lebih banyak rute penerbangannya ke Bali.

Kebijakan tanpa PCR dipandang perlu untuk meningkatkan daya saing pariwisata dengan negara kompetitor tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Thailandyang lebih dulu memberlakukan kebijakan tersebut, sehingga berdampak kepada pemulihan ekonomi nasional khususnya sektor pariwisata.

Hal ini disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno dalam konferensi pers mingguan yang digelar secara hybrid dari Gedung Sapta Pesona Jakarta, Senin 23 Mei 2022.

Baca juga: Wabup Suiasa Pimpin Rapat Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2022/2023

Baca juga: PLN Dukung Pembangunan PLTS di Tol Bali Mandara, Tersebar di 3 Titik Ppintu Tol Berkapasitas 400 kWp

Baca juga: Polsek Denbar Sosialisasi Kamtibmas di Sekolah, Kapolsek: Mulai TK hingga Perguruan Tinggi

Lebih lanjut Menparekraf Sandiaga menyampaikan berdasarkan rilis data statistik Kemenparekraf per Maret 2022, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang masuk melalui entry point Bandara Ngurah Rai Bali menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan atas dampak pembukaan border sebesar 1.030,47 persen pada Bulan Maret 2022 dibanding Februari 2022.

Selain itu, pada bulan April 2022 top 5 wisatawan mancanegara terbanyak yang berkunjung ke Bali berasal dari Australia, United Kingdom (Inggris), Singapura, USA dan Perancis.

Sebagai upaya optimalisasi kunjungan wisatawan mancanegara, Kemenparekraf berperan aktif dengan berkolaborasi bersama perusahaan maskapai internasional untuk menambah kuantitas ataupun jadwal penerbangan ke Indonesia khususnya Bali.

"Peran aktif tersebut salah satunya diimplementasikan melalui program promosi dengan skema Kerja Sama Terpadu, kerjasama ini dilakukan dengan perusahaan maskapai atau wholesaler di originasi maupun Indonesia," imbuh Sandiaga.

Kerjasama ini diharapkan mampu meningkatkan awareness pariwisata Indonesia, dan mendorong antusiasme wisatawan untuk berkunjung dengan menyajikan informasi yang holistik akan pariwisata melalui narasi yang tepat sesuai dengan karakter dan minat wisatawan.

"Sebagai informasi, saat ini kami juga mulai memaksimalkan kegiatan promosi dan selling dengan melibatkan industri di berbagai negara, seperti tourism market di berbagai negara. Beberapa waktu kemarin Kemenparekraf memfasilitasi industri untuk ikut serta di ajang ATM Dubai serta South Asia's Travel & Tourism Exchange (SATTE) di India," ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat berdampak positif dengan kembali meningkatnya kunjungan wisman ke Indonesia dan mendorong semakin geliatnya industri penerbangan internasional.

Dengan adanya peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia
khususnya Bali, diharapkan seluruh stakeholders dapat menerima manfaat yang besar sehingga mampu menggerakan roda perekonomian melalui sektor pariwisata sebagai sektor utama di Bali.

"Kami di Kemenparekraf mengimbau agar wisman tetap menjaga prokes dan aturan yang telah ditetapkan oleh Satgas tersebut. Kami juga mengimbau pengelola wisata dan wisatawan tetap disiplin dalam penggunaan aplikasi PeduliLindungi di tempat-tempat wisata," tegas Menparekraf Sandiaga.

Selain itu, antisipasi Pemerintah dalam hal ini Kemenparekraf, guna memastikan kenyamanan dan keselamatan di destinasi wisata secara konkrit adalah berperan aktif dengan mendorong seluruh industri wisata (termasuk akomodasi dan restoran) dan destinasi wisata untuk tegas dalam menerapkan protokol kesehatan yang berbasis pada CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability).

Upaya tersebut juga telah tercantum pada aktivasi program komunikasi Kemenparekraf melalui awareness campaign 3 utmost effort ke wisatawan mancanegara seperti capaian tinggi vaksinasi, implementasi CHSE serta
penegasan terhadap penerapan safety protocol dengan tetap menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan 3M yang dapat memberikan
keamanan dan kenyamanan saat berwisata.

Dengan adanya upaya tersebut kami berharap dapat membangun kepercayaan kepada wisatawan bahwa Indonesia layak dan aman dikunjungi, sehingga memberikan manfaat yang luas kepada masyarakat khususnya dalam peningkatan pendapatan yang berimplikasi pada akselerasi pemulihan ekonomi melalui sektor pariwisata.

Sementara itu dari data statistik lalu lintas angkutan udara di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, periode 1 - 22 Mei 2022 pergerakan penumpang terminal internasional (kedatangan dan keberangkatan) berjumlah 151.400 orang, dengan rata-rata harian 7.209 penumpang.

Khusus untuk pergerakan penumpang internasional di kedatangan pada periode tersebut yakni berjumlah 83.207 penumpang dengan rata-rata harian 3.962 orang, sementara pergerakan keberangkatan penumpang internasional periode yang sama berjumlah 68.913 penumpang dan rata-rata harian 3.281 penumpang.(*)

BERITA LAINNYA

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved