Berita Bangli
Selain Delegasi GPDRR, Wakil Presiden Zambia Juga Akan Kunjungi Desa Penglipuran
Desa Penglipuran menjadi salah satu destinasi wisata Bangli yang akan dikunjungi oleh ratusan delegasi dari berbagai negara, dalam acara Global Platfo
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Harun Ar Rasyid
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Desa Penglipuran menjadi salah satu destinasi wisata Bangli yang akan dikunjungi oleh ratusan delegasi dari berbagai negara, dalam acara Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR).
Kunjungan tersebut dijadwalkan pada hari Sabtu 28 Mei 2022.
Klian Desa Adat Penglipuran I Wayan Budiarta mengungkapkan, sebelumnya pada hari Rabu 25 Mei, pihaknya sempat menerima kunjungan dari Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Kunjungan ini untuk melihat secara langsung Desa Penglipuran, berkaitan dengan perisapan dalam menerima delegasi GPDRR.
"Beliau ingin memastikan persiapan Penglipuran menerima para delegasi dari beberapa negara. Karena sesuai agenda, delegasi GPDRR akan berkunjung ke Penglipuran pada hari Sabtu 28 Mei.
Termasuk wakil presiden Zambia. Namun kunjungannya terpisah dari rombongan," ucapnya Kamis 26 Mei 2022.
Terkait kunjungan para delegasi tersebut, Budarta mengaku pihaknya sudah melakukan persiapan jauh-jauh hari. Mulai persiapan atraksi budaya, personel penyambutan delegasi, hingga kesiapan sarana dan prasarana pendukung lainnya. Seperti toilet ataupun fasilitas protokol kesehatan. "Kita juga sudah tersertifikasi CHSE di tahun 2020. Jadi secara umum kita sudah ready jauh-jauh hari," ujarnya.
Baca juga: 7 Arti Mimpi Haid, Pria Mimpi Menstruasi Pertanda Baik
Baca juga: Pasca Ditemukannya Korban Hanyut di Tukad Yeh Aya, Keluarga Iklas, Ingin Segera Aben-kan Korban
Baca juga: Ramalan Karir Zodiak Besok 28 Mei 2022: Scropio & Sagitarius Akan Tunjukan Hasil Baik di Kantor
Wamenparekraf Angela juga sempat memuji bahwa Desa Penglipuran bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa wisata lainnya yang sedang berkembang. "Satu saran dari beliau adalah bagaimana Penglipuran bisa tetap menjaga kelestarian konsep konservasi yang menjadi modal dasar daya tarik wisatawan, agar tetap lestari," ungkapnya.
Budiarta menambahkan dalam kunjungan tersebut, Wamenparekraf Angela juga menyempatkan berkunjung ke salah satu UMKM. "Beliau sangat terkesan serta kagum, karena industri UMKM mendapatkan dampak dari pariwisata yang berkembang di Penglipuran," tandasnya. (mer)