Berita nasional
BULAN Hitam Akan Hadir Pada Akhir Mei 2022 di Indonesia
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), mengatakan bulan hitam dapat disaksikan di Indonesia pada akhir Mei 2022.
Fenomena itu terjadi setiap 19 tahun sekali.
Keempat, bulan hitam adalah fase bulan purnama di bulan Februari.
Fenomena tersebut terjadi setiap 19 tahun sekali.
Andi menuturkan fenomena bulan hitam ini, bisa terjadi berbeda-beda di setiap tempat.
Hal itu dikarenakan zona waktu, yang digunakan berbeda-beda di setiap tempat.
Selain itu, jatuhnya fase bulan baru untuk setiap lunasi juga berbeda-beda.
Sehingga, ada wilayah yang mengalami bulan hitam tripel.
Ada wilayah yang mengalami bulan hitam ganda, dan ada wilayah yang hanya mengalami bulan hitam sekali saja.
Baca juga: PURNAMA Hari Ini, Berikut Maknanya Dalam Lontar
Andi mengatakan, bulan hitam secara kasat mata memang tidak dapat dilihat karena konfigurasi Bumi-Bulan Matahari yang terlihat pada satu garis lurus jika diamati dari atas kutub.
Sehingga permukaan Bulan yang menghadap Bumi tidak terkena cahaya Matahari dan Bulan tampak gelap.
Setiap dua hingga lima kali setahun, konfigurasi tersebut bertepatan dengan ketika Bulan berada di titik simpul orbit (perpotongan ekliptika dan orbit Bulan).
Sehingga bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi dan mengakibatkan Gerhana Matahari.
Bulan hitam sebagai bulan baru kedua, di dalam bulan Masehi sebelumnya pernah terjadi di Indonesia pada 31 Oktober 2016 dan 30 Agustus 2019.
Fenomena itu akan terjadi kembali pada 31 Desember 2024 dan 30 September 2027.
Sedangkan, bulan hitam sebagai bulan baru ketiga di dalam musim astronomis yang mengandung empat fase bulan baru sebelumnya pernah terjadi di Indonesia pada 22 Agustus 2017 dan 19 Agustus 2020.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-gerhana-matahari-cincin-via-tribunjogjacom.jpg)