Acara Nobar Final Liga Champions Berakhir Duka, Rafli Bersimbah Darah Lehernya Dibacok Golok
Seorang remaja bernama Rafli (16) bersimbah darah mengenaskan usai acara nonton bareng final Liga Champions 2021/2022.
TRIBUN-BALI.COM, PALEMBANG - Keriuhan acara nonton bareng pertandingan final Liga Champions 2021/2022 di Palembang, Minggu (29/5/2022) dini hari berakhir duka.
Seorang remaja bernama Rafli (16) bersimbah darah mengenaskan usai acara nonton bareng tersebut.
Rafli tewas bersimbah darah setelah mengalami luka bacok di bagian leher saat melintas di Jalan Merdeka Kelurahan Talang Semut Kecamatan Bukit Kecil Palembang, Minggu, (29/5/2022) sekitar 03.30 WIB.
FS, rekan korban menuturkan, ada tiga orang yang mengendarai satu sepeda motor lalu mengejar.
"Saya tidak kenal siapa mereka," kata FS, saksi mata saat ditemui di Polsek IB I Palembang guna memberi keterangan.
Kata FS, peristiwa itu terjadi ketika dia dan tujuh rekannya termasuk korban baru selesai nongkrong di kawasan Kamboja tak jauh dari rumah FS.
Setelah selesai, rombongan ini lalu bersama-sama hendak mengantar salah seorang teman mereka yang pulang di kawasan Talang Kerangga Kecamatan IB I.
FS saat itu membonceng korban sedangkan rekan yang lain masing-masing juga berboncengan dua.
Namun saat melintas di kawasan Jalan Merdeka, tiba-tiba datang satu sepeda motor yang dikendarai dengan berbonceng tiga lalu mendekat ke arah korban.
"Mereka menghadang kami, terus mengarah ke motor saya. Ya kami panik," ujarnya.
Lantaran panik, korban reflek melompat dari sepeda motor.
Sementara FS yang juga dilanda ketakutan langsung melajukan motornya dengan kencang untuk menghindari serangan.
"Setelah itu saya tidak tahu lagi. Kami sama-sama panik. Saya juga tidak menyangka dia (korban) bakal lompat dari motor. Tapi namanya orang ketakutan, jadi mungkin tidak pikir apa-apa yang penting maunya selamat," ucapnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi dihimpun, peristiwa itu terjadi ketika korban dan rekan-rekannya sedang melintas di Jalan Diponegoro depan Gedung Aeki Kecamatan IB I Palembang.
Rombongan korban berjumlah delapan orang menggunakan empat sepeda motor dan saling berbonceng dua.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-pembunuhan-2.jpg)