Berita Bali
GUBERNUR Koster Klaim Bung Karno Hanya di Bali
Gubernur Bali, Wayan Koster membuka acara Bulan Bung Karno di Art Center Denpasar bertepatan pada hari pancasila, Rabu 1 Juni 2022.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Gubernur Bali, Wayan Koster membuka acara Bulan Bung Karno di Art Center Denpasar bertepatan pada hari pancasila, Rabu 1 Juni 2022.
Dalam sambutannya, Gubernur Koster, menjelaskan sejarah dibalik Pancasila lahir.
Baca juga: KISAH Ibunda Soekarno, Pertemuan Rai Srimben dan Raden Soekemi di Bale Agung
Dimana pada 70 tahun yang lalu, Bung Karno menyampaikan pidato pada sidang umum BPUPKI di tengah diskusi yang belum menemui titik terang.
Tentang rumusan dasar negara Indonesia merdeka.
Tanpa menggunakan teks, Bung Karno menguraikan 5 poin sebagai landasan filosofis dasar negara.
Dan cara pandang untuk Indonesia merdeka.
Kelima hal yang dimaksud menjadi landasan ideologi yang diberi nama Pancasila.
Lalu selanjutnya, pandangan dan usulan Bung Karno diterima secara aklamasi sebagai momentum bersejarah 1 Juni 1945.
Itulah yang kita peringati sebagai hari lahir Pancasila.
Ideologi yang mempersatukan 300 suku bangsa, dengan 700 bahasa dan 17 ribu pulau.
Serta ideologi yang memayungi keberagaman Indonesia, sekaligus pondasi tercapainya cita-cita Indonesia Raya.
Baca juga: KISAH Halimah, Petugas Kebersihan yang Temukan Cek Senilai Rp35,5 Miliar di Bandara Soekarno-Hatta
"Peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni, oleh Pemprov Bali sejak tahun 2019.
Hingga kini telah pelaksanaan keempat.
Dirangkai dalam keutuhan Bulan Bung Karno Provinsi Bali, yang diatur dalam peraturan Gubernur Bali Nomor 19 tahun 2019 tentang bulan Bung Karno di Provinsi Bali," kata, Koster pada, 1 Juni 2022.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/soekarno_20150530_224449.jpg)