Berita Denpasar

455 Peserta Ikut Lomba Layang-layang di Carik Nyalin Pedungan Denpasar

ST Dwi Tunggal, Banjar Menesa Puseh, Kelurahan Pedungan, Denpasar menggelar lomba layang-layang bertajuk Dwi Tunggal Melesat Kite Festival.

Tribun Bali/Putu Supartika
Pelaksanaan lomba layang-layang di Carik Nyalin Pedungan Denpasar, Bali, Sabtu 4 Juni 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - ST Dwi Tunggal, Banjar Menesa Puseh, Kelurahan Pedungan, Denpasar menggelar lomba layang-layang bertajuk Dwi Tunggal Melesat Kite Festival.

Lomba ini merupakan yang pertama dan digelar selama dua hari yakni Sabtu - Minggu, 4 - 5 Juni 2022.

Pelaksanaan lomba digelar di Carik Nyalin yang masuk wilayah Subak Kerdung, Desa Adat Pedungan.

Baca juga: Eka Wiryastuti Disidang 14 Juni, KPK Limpahkan Berkas Dugaan Suap DID Tabanan ke PN Denpasar

Ketua Panitia Dwi Tunggal Melesat Kite Festival, Kadek Aiswha Narendra mengatakan lomba layang-layang ini diikuti oleh 455 peserta.

"Tapi kami masih buka pendaftaran dengan target minimal 500 atau kalau bisa 1.000 peserta," kata Narendra saat diwawancarai Sabtu, 4 Juni 2022.

Ada beberapa kategori dalam lomba ini mulai dari layangan plastik, kategori remaja, dewasa, dan celepuk.

Sementara jenis layang-layang yang dilombakan yakni bebean, pecukan, janggan buntut, janggan, dan celepuk.

Baca juga: Diduga Menghindari Pemotor, Mobil SUV Hitam Terguling di Bypass Ngurah Rai, Denpasar

Untuk peserta lomba ini berasal dari seluruh Bali.

"Pendaftaran lomba ini sudah kami buka sejak 2 Mei 2022 lalu," katanya.

Biaya pendaftarannya berkisar antara Rp60 ribu hingga Rp100 ribu.

Baca juga: Cegah Penyakit Demam Berdarah, Para Relawan di Denpasar Turun Aksi Lakukan Fogging

Ia mengatakan, terdapat delapan orang juri dalam perlombaan ini.

Pemenang akan mendapat piala, piagam, dan uang pembinaan.

Selain itu ada juga penghargaan untuk pengirim layangan terbanyak, dimana satu sekaa bisa mengirim 20 layangan.

"Untuk pengirim terbanyak mendapat piala, piagam dan dua ekor ayam," katanya.

Ia mengatakan kegiatan bertujuan untuk melestarikan budaya khususnya layangan Bali. (*)

Berita lainnya di Berita Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved