Berita Denpasar
Dalam Pengaruh Alkohol, Dua Pengendara Sepeda Motor Alami Kecelakaan, Patah Tulang Tak Terhindarkan
Di Bawah Pengaruh Alkohol, Dua Pengendara Sepeda Motor Alami Kecelakaan, Patah Tulang Tak Terhindarkan Di Bawah Pengaruh Alkohol, Dua Pengendara Seped
Penulis: Putu Yunia Andriyani | Editor: Harun Ar Rasyid
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan WR Supratman, Denpasar, Bali pada 3 Juni 2022.
Kecelakaan tunggal ini menimpa Gerry (25) asal Desa Singapadu, Gianyar, Bali sekitar pukul 00.02 wita.
Laki-laki ini ternyata diketahui sedang di bawah pengaruh alkohol.
Akibat kecelakaan, Gerry mengalami pusing dan luka-luka pada jari tangan kiri dan lutut bagian kanan.
Bahkan kuku jari pada tangan kirinya itu terlepas dari tubuhnya.
BPBD Kota Denpasar yang menerima informasi dari warga pun langsung menangani kejadian tersebut.
Korban langsung mendapatkan pemeriksaan fisik dan Tanda Tanda Vital (TTV) serta penanganan pada lukanya.
Ia pun dirujuk ke Rumah Sakit Umum Dharma Yadnya, Denpasar untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Baca juga: Kanal Air Baku Tuntas, PDAM Denpasar Klaim Bisa Hemat Biaya Produksi Hingga Rp 2 Miliar Per Tahun
Baca juga: BERUBAH Lagi, Laga Uji Coba PSS Sleman Vs Bali United Akan Tetap Digelar, Tunggu Update Pukul 14.00
Baca juga: Wawali Launching Rumah Restorative Justice Wayan Adhyaksa di 42 Desa/Kelurahan se Kota Denpasar.
Hal yang sama juga terjadi kepada Andre (32) asal Desa Kesiman, Denpasar.
Laki-laki ini mengalami kecelakaan tunggal di Jalan ByPass Ngurah Rai, tepatnya di depan Hotel Prime Plaza.
Ternyata ia juga dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol saat mengendarai kendaraan roda dua.
Pukul 00.52 kejadian tersebut dilaporkan oleh masyarakat kepada BPBD Kota Denpasar.
Setelah dicek petugas, Andre dilaporkan kondisinya sangat lemah dan tampak kelainan bentuk atau ukuran tungkai pada rahang bawah dan tangan kiri.
Terdengar suara berderak yang dicurigai patah tulang pada rahang bawah.
Luka terbuka juga terjadi pada pipi bagian kiri dan pinggul disertai dengan perdarahan aktif.
Bahkan dicurigai ada patah tulang terbuka pada area ulna sinistra (sekitar tangan).
Korban telah mendapatkan pemeriksaan tanda-tanda vital dan fisik oleh petugas BPBD Kota Denpasar.
Ia juga mendapat pemasangan penyangga leher serta pemasangan bidai.
Oksigen juga tak lupa diberikan sambil korban dievakuasi menuju UGD RSUP Sanglah, Denpasar, Bali. (Yun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kisah-luh-suci-setelah-suami-dan-anaknya-tewas.jpg)