Cintanya Ditolak Sang Janda, Anak Jadi Korban, Dicekik hingga Meninggal

AR mencekik anak sang janda yang masih berusia 5 tahun hingga meninggal gara-gara ajakan menikah ditolak.

Editor: Bambang Wiyono
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, JAMBI - Seorang perjaka tua, AR berusia 56 tahun berbuat nekat dan keji. 

Cinta ditolak oleh janda pujaan hatinya, AR kalap.

AR mencekik anak sang janda yang masih berusia 5 tahun hingga meninggal. 

Peristiwa nahas ini terjadi di Kabupaten Bungo, Jambi.

Korbannya, MG (5) dibunuh oleh perjaka tua di dalam kamar hotel lantaran cinta ditolak ibu korban.

Lelaki yang usianya sudah setengah abad lebih itu kini meringkuk di penjara.

Warga Kelurahan Sungai Pinang, Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo itu terancam dipenjara seumur hidup lantaran perbuatannya.

Pihak kepolisian menjerat pelaku dengan Pasal 340 KUHP, tentang pembunuhan berencana dengan ancaman pidana mati atau penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara.

Peristiwa bermula ketika pelaku mengajak korban dan menjanjikan untuk membeli petasan. Korban yang tak curiga sedikit pun ikut bersama pelaku. 

"Pelaku bukannya ingin belikan korban mercon tapi malah mengajak korban ke hotel. Di dalam hotel itulah pelaku menghabisi nyawa korban dengan cara mencekik leher korban," jelas Kapolres Bungo, AKBP Guntur Saputro melalui sambungan telepon, Sabtu (4/6/2022).

Dari hasil visum korban, ditemukan ada tanda-tanda kekerasan pada bagian leher dan lebam pada tubuh korban.

Usai membunuh korban, pelaku kemudian menenggak racun tikus karena berniat ingin mengakhiri hidup.

Namun AR hanya sekarat. AR kemudian mendatangi kantor polisi dan menyerahkan diri. 

Saat ini pelaku telah diamankan di Polres Bungo dengan sejumlah barang butki seperti kunci kamar hotel nomor 10, satu helai baju korban, satu unit sprei kasur,  dua buah bantal, satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa nopol dan satu pasang sandal korban.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved