Berita Denpasar
Galungan Pertama Dengan Kelonggaran Prokes, Pura Jagatnata Denpasar Siapkan Ini
Persiapan persembahyangan Galungan di Pura Jagatnata Denpasar sudah dilakukan oleh para pengurus Pura. Ketika ditemui, Ida Bagus Saskara selaku Pemimp
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Harun Ar Rasyid
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Persiapan persembahyangan Galungan di Pura Jagatnata Denpasar sudah dilakukan oleh para pengurus Pura.
Ketika ditemui, Ida Bagus Saskara selaku Pemimpin Pemangku di Pura Jagatnata mengatakan sudah memasang penjor dan tedung (payung), dan kain disekitar areal Pura.
"Intinya sudah berhias lah untuk sambut hari raya Galungan, dan masyarakat yang akan datang lakukan persembahyangan. Persembahyangan Galungan besok ini akan dipimpin oleh seorang pemangku atau yang biasa disebut pemangku Jan Banggul," kata dia pada, Selasa 7 Juni 2022.
Lebih lanjutnya ia mengatakan, kemudian untuk pelaksanaanya sendiri, Jero Mangku Saskara mengatakan tetap terapkan protokol kesehatan walaupun pemerintah sudah melonggarkan prokes. Hal tersebut untuk berjaga-jaga karena setiap Galungan masyarakat Hindu yang bersembahyang ke Pura Jagatnata jumlahnya cukup banyak. Sehingga masyarakat tentunya memiliki rasa rindu dan sudah menunggu-nunggu untuk bersembahyang bersama.
"Prokes sepertinya besok ada kelonggaran, jadi yang penting mereka bisa jaga jarak seperti yang sudah kami atur, dan kemungkinan ada yang pakai masker dan tidak karena pemerintah sudah melonggarkan. Namun tetap saya sebagai Pemangku Jan Banggul di Pura Jagatnata menugaskan pada pemangku yang bertugas atau ngayah tetap mereka memakai masker," imbuhnya.
Untuk sesi persembahyangan besok pada Galungan biasanya dari pagi hari sudah ramai dikunjungi masyarakat. Nantinya para pemangku akan bersiap dari pukul 08.00 pagi. Dan persembahyangan ini akan dilakukan menjadi tiga sesi dan akan dipimpin oleh pemangku yang bertugas.
Baca juga: Udin dengan Luka Parah di Perut dan Leher Berlari Menjerit-jerit Minta Tolong Tetangga, Warga Kaget
Baca juga: TNI/Polri di Tabanan Sumbang 71 Kantong Darah ke PMI, Donor Darah Bakti Kesehatan
Baca juga: Navicula Rilis Single Kembali ke Akar, Ajak Masyarakat Ingat Asal-usul
"Rencananya kita akan bagi jadi 3 sesi. Sesi pagi dari jam 09.00-13.00, sesi siang 13.00-17.00 sore, sesi malam kurang lebih sampai jam 22.00 Wita. Biasanya masyarakat yang datang sampai jam 24.00 malam," terangnya.
Untuk umat hindu yang bersembahyang pertama ia mengimbau agar umat Hindu yang akan melakukan persembahyangan lebih tertib. Dan agar sudah menyiapkan, banten-banten yang akan dibawa dan melakukan persembahyangan dengan baik dan benar.
"Lakukan juga prokes toh juga demi kenyamanan dan keamanan kita semua juga harus menjaga kebersihan. Jadi mereka setelah selesai persembahyangan dupa maupun canang-canang yang sudah dipakai silahkan ditaruh di tempat sampah," paparnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/zxc-xzc-xc.jpg)