Udin dengan Luka Parah di Perut dan Leher Berlari Menjerit-jerit Minta Tolong Tetangga, Warga Kaget
Udin yang terluka parah pada perut dan leher itu juga memberikan isyarat bahwa neneknya, Wurlin berusia 76 tahun celaka di dalam rumah.
"Dari laporan anggota di lapangan yang melakukan olah TKP, kami temukan beberapa barang bukti berupa pisau yang digunakan menganiaya dan membunuh korban. Selain itu sebuah handphone juga kami temukan diduga kuat milik korban," ungkapnya.
Kapolsek Karangploso, Iptu Bambang Subinajar menjelaskan , saat ini Inafis Polres Malang tengah melakukan olah TKP.
Subinanjar memastikan peristiwa ini terdapat dua korban. Korban meninggal dunia atas nama Wurlin, sedangkan korban luka berat bernama M Saifuddin dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka sayatan pada leher dan perut.
"Kami masih belum tahu motifnya, tim INAFIS masih bekerja melakukan olah TKP," kata polisi. (*)
Artikel ini telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul Dugaan Pembunuhan Nenek di Karangploso, Polres Malang Periksa 7 Saksi,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/nenek-bersimbah-darah.jpg)