Berita Gianyar

Angin Kencang di Perairan Gianyar, Masyarakat Diimbau Waspada Saat Mandi di Pantai

Kondisi ombak di perairan Kabupaten Gianyar cukup ganas, Kamis 9 Juni 2022, sekitar pukul 10.04 Wita.

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Angin Kencang di Perairan Gianyar, Masyarakat Diimbau Waspada Saat Mandi di Pantai 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kondisi ombak di perairan Kabupaten Gianyar cukup ganas, Kamis 9 Juni 2022, sekitar pukul 10.04 Wita.

Di mana kondisi ini diprediksi sampai pukul 17.00 Wita.

Hal ini disebabkan saat ini tengah memasuki musim angin selatan atau sebagai penanda puncak musim kemarau.

Balawista Gianyar yang berada di bawah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar, mengimbau agar masyarakat, terutama yang bukan anak pantai, supaya tidak mandi di pantai.

Baca juga: Prediksi Cuaca BMKG Wilayah Bali 2 Juni 2022, Waspada Hujan Petir dan Angin Kencang

Sebab sewaktu-waktu, ombak tinggi dapat menyeret.

Meskipun petugas Balawista berjaga-jaga di sepanjang pesisir pantai di Gianyar, Bali. Namun kemungkinan buruk tetap saja bisa terjadi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, Gusti Ngurah Dibya Presasta membenarkan hal tersebut.

Kata dia, akibat musim angin selatan, kondisi gelombang cukup ganas, dan terkadang bisa tinggi, yang dapat menyeret tubuh seseorang.

"Jika tidak terbiasa dengan gelombang tinggi, apalagi tidak memiliki besik (basic) berenang, kami minta agar tidak mandi di pantai," ujar Dibya.

Pantauan Tribun Bali, Pantai Saba merupakan salah satu garis pantai di Kabupaten Gianyar, Bali, yang banyak mengundang masyarakat untuk mandi di pantai.

Sebab masih memiliki pasir di pesisirnya.

Namun dikarenakan ombak cukup ganas, para pengunjung yang datang untuk liburan Umanis Galungan, lebih banyak yang duduk-duduk di bebatuan pinggir pantai, hanya menikmati hembusan angin selatan.

"Awalnya sih mau mandi, tapi kondisi ombak cukup ganas. Saya tidak berani, takutnya diseret ombak," ujar Ketut Sastra, di Pantai Saba.

Meskipun demikian, pria asal Blahbatuh tersebut tidak menyesal ke pantai ini.

Baca juga: PERINGATAN DINI BMKG Kamis 2 Juni 2022, Waspadai Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Wilayah ini

Sebab ia masih bisa menikmati pantai sembari menikmati makanan ringan harga terjangkau.

Seperti lumpia, sate ikan laut dan sebagainya.

Belum lagi, pesisir pantai yang banyak ditumbuhi pepohonan dan adanya wantilan atau bale panggung, tidak membuatnya kepanasan.

"Saya kalau hari libur memang senang ke sini," ujarnya. (*)

Kumpulan Artikel Gianyar

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved