Mengenang Tragedi Paiton
Mengenang 19 Tahun Tragedi Paiton: Api Cepat Membakar Bus, Banyak Korban Gagal Menyelamatkan Diri
Tepat 19 tahun Tragedi Painton berlalu, kini kembali menjadi perbincangan.
TRIBUN-BALI.COM – Mengenang 19 Tahun Tragedi Paiton: Api Cepat Membakar Bus, Banyak Korban Gagal Menyelamatkan Diri
Tepat 19 tahun Tragedi Painton berlalu, kini kembali menjadi perbincangan.
Pada 8 Oktober 2003 sebuah insiden naas menggegerkan warga Indonesia.
Sebuah bus karya wisata terbakar yang mengakibatkan 54 orang harus meninggal dunia.
Beberapa hari kebelakang, Tragedi Paiton kembali menjadi perbincangan usai sebuah video Tiktok viral membahas soal kejadin ini.
Adalah akun Sasa Debora yang mengunggah video tersebut pada 2021 kemarin.
Meskipun diunggah tahun lalu, namun video tersebut kembali muncul di beberapa FYP akun Tiktok.
Disebut tragedi Paiton, karena kecelakaan 19 tahun lalu tersebut terjadi di Paiton, Situbondo.
Kejadian tersebut memakan korban sebanyak 54 orang siswa dan guru yang sedang melakukan Karya Wisata.
Rombongan tersebut merupakan siswa dan guru dari SMK Yapemda 1 Sleman.
Saat itu mereka terlibat kecelakaan saat sedang dalam perjalanan pulang ke Yogyakarta, setelah melakukan study tour dan wisata di Bali.
Waktu itu, SMK Yapemda 1 Sleman menggunakan tiga bus untuk berwisata ke Bali.
Baca juga: Mengenang 19 Tahun Tragedi Paiton, Kecelakaan Maut Bus Pariwisata Sekolah Yang Tewaskan 54 Orang
Bus urutan ketiga yang sebenarnya sering mengalami sial di perjalanan.
Mengalami dua kali pecah kaca dan pernah pula tersangkut listrik.
Namun tak disangka, justru bus kedua yang mengalami kejadian sangat tragis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kecelakaan-paiton_20171010_144912.jpg)