Piala Asia
Ayah Dan Anak Ukir Sejarah Indonesia Dikancah Asia, Ini Sosoknya
niknya , rekan-rekan sang anak tampil menggila saat berhadapan dengan Nepal.
Ada satu keunikan saat Timnas Indonesia mengamankan tiket lolos pada edisi 2000.
Indonesia menang dengan margin 7 gol atas lawannya di pertandingan terakhir.
Dilansir dari situs National Football Team, Bejo Sugiantoro tampil penuh dalam laga penentu kelolosan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia melawan Kamboja.
Saat itu dihari Rabu 20 November 1999 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
Bejo Sugiantoro dan kawan-kawan berhasil mengantar Timnas Indonesia menang telak 9-2 atas Kamboja.
Baca juga: Lolos Piala Asia 2023, Ini 4 Kelemahan Timnas Indonesia yang Harus Segera Diperbaiki Shin Tae-yong
Gol-gol Timnas Indonesia dicetak oleh Rochy Putiray (2', 38', 90'), Eko Purjianto (15'), Imran Nahumarury (33'), Uston Nawawi (40'), Bambang Pamungkas (53', 70'), dan Widodo C. Putro (85').
Bejo Sugiantoro pun akhirnya masuk dalam skuad akhir Timnas Indonesia untuk tampil di putaran final Piala Asia 2000 di Lebanon.
Sayangnya di fase grup, Timnas Indonesia menjadi juru kunci karena dihantam China dan Korea Selatan.
Di laga pembuka, Timnas Indonesia sempat menangan imbang Kuwait.
Pada edisi tersebut, Bejo Sugiantoro tampil satu lapangan dengan Pelatih Timnas Indonesia saat ini, Shin Tae-yong dalam laga melawan Korea Selatan.
Pada laga tersebut, Timnas Indonesia kalah 3-0 dari Korea Selatan.
Artikelini pernah tayang di SuperBall.id dengan judul Ayah dan Anak ini Menciptakan Sejarah di Indonesia Soal Piala Asia!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Shin-Tae-yong-dan-para-pemain-timnas-Indonesia-di-Kuwait.jpg)