Fenomena Planet Sejajar

Tak Sempat Lihat Fenomena Planet Sejajar Tadi Pagi? Parade Langit Subuh Terjadi Hingga 27 Juni 2022

Tribunners yang kelewatan menyaksikan fenomena planet sejajar tadi pagi jangan sedih, sebab fenomena ini masih bisa dilihat hingga 27 Juni 2022.

Stellarium PC 0.22.1 via edusainsa.brin.go.id
Parade Langit Subuh pada 24 Juni 2022 terlihat Bulan berada di tengah-tengah Mars dan Uranus sehingga jarak sudut Jupiter-Mars-Bulan-Uranus-Venus nyaris sama. Fenomena ini terjadi sekira pukul 04.30 selama 50 menit. 

Fenomena planet sejajar ini dapat disaksikan tanpa menggunakan alat bantu optik.

Kecuali untuk planet Uranus, agar dapat menyaksikan diperlukan teleskop kecil, lensa berdiameter 10-25 cm.

Selama cuaca cukup cerah, bebas dari polusi cahaya dan medan pandang yang bebas dari penghalang, masyarakat dapat melihat fenomena langit ini.

Untuk wilayah yang polusi cahayanya nyaris tidak ada atau kondisi langit benar-benar bersih, Uranus dapat disaksikan tanpa menggunakan teleskop karena kecerlangannya lebih kecil dari +6,5.

Berlangsung hingga 27 Juni 2022

Kembali dikutip dari edusainsa.brin.go.id, Parade Langit segarisnya Merkurius, Venus, Uranus, Mars, Jupiter, Saturnus, dan Bulan sudah mulai sejak 16 Juni 2022 lalu.

Baca juga: UPDATE Skandal Kris Wu: Sidang Kasus Kekerasan Seksual Bergulir, Terancam Penjara hingga 10 Tahun

Sejajarnya 6 planet tersebut berlangsung hingga 27 Juni 2022.

Setelah itu akan berlanjut di tiga hari terakhir bulan Juni 2022 tepatnya tanggal 28 hingga 30.

Pada 16-27 Juni 2022, Bulan memasuki fase susut (benjol akhir) dengan iluminasi 64 persen hingga sabit akhir dengan iluminasi 4 persen .

Hari ini, Jumat 24 Juni 2022 Bulan berada di tengah-tengah Mars dan Uranus, sehingga Jupiter, Mars, Bulan, Uranus, Venus memiliki jarak sudut yang nyaris sama di setiap celah planetnya.

Hari berikutnya pada 25 Juni 2022 Uranus mengalami okultasi oleh Bulan sebelum subuh untuk Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, Kalimantan Timur dan Sulawesi (kecuali Sulawesi Utara).

Okultasi saat subuh untuk Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Maluku, serta setelah subuh untuk Papua dan Papua Barat.

Dua hari berikutnya pada 26 dan 27 Juni, Bulan membentuk konjungsi Kuartet dengan Venus, Merkurius dan Aldebaran (bintang utama di konstelasi Taurus).

Fenomena Langka

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved