Piala AFC 2022
KERAMAT! Nomor Punggung 10 Bali United Kini Dimiliki SOSOK EBER Bessa
Eber Bessa mewarisi nomor punggung 10, dalam tim Bali United dan menjadi nomor keramat selama ini. Alhasil Eber Bessa mampu membuktikan hasil gemilang
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Inilah sosok Eber Bessa, pewaris nomor punggung keramat 10 di skuad Bali United.
Gelandang serang asal Brasil ini pun, kini menjadi penting bagi Serdadu Tridatu.
Eber Bessa secara resmi, mulai memakai kostum bernomor punggung 10.
Pada laga perdana fase grup Piala AFC 2022.
Pertandingan antara Bali United vs Kedah Darul Aman FC Malaysia.
Pertandingan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, 24 Juni 2022 malam.
Dengan mendapat kepercayaan memakai kostum bernomor punggung 10.
Menandakan sosok pemain Bali United, dengan nama lenglap Eber Henrique Ferreira de Bessa ini.
Kini sangat krusial bagi Bali United.
Baca juga: Eber Bessa Dipercaya Gantikan Stefano Lilipaly Jadi Pemilik Nomor Punggung 10 Di Bali United
Baca juga: Eber Bessa Dipercaya Gantikan Stefano Lilipaly Jadi Pemilik Nomor Punggung 10 Di Bali United
Sesuai tradisi, pemakai nomor punggung 10 di setiap klub.
Apalagi klub besar seperti Bali United, dipastikan bukan pemain sembarangan.
Sebab nomor punggung 10 itu, dipercaya adalah nomor punggung keramat.
Hanya pemain-pemain dengan kualitas mumpuni.
Dan memiliki pengaruh besar, yang dipercaya memakai nomor punggung 10.
Sehingga disebut sebagai nomor punggung keramat.
Di skuad Bali United, pemain kini dipercaya memakai nomor 10 adalah Eber Bessa.
Musim lalu saat pertama kali bergabung, Eber Bessa memakai nomor punggung 27.
Baca juga: RONALDINHO Bantu RANS Nusantara FC Lawan AREMA FC, Ini Prediksi Susunan Pemainnya
Baca juga: FORMASI GILA PERSIB BANDUNG di Perempat Final Piala Presiden 2022, Daisuke Sato & Kambuaya Gabung
Sekarang ia mewarisi nomor punggung 10, yang musim lalu dipakai bintang Bali United, Stefano Lilipaly.
Saat ini Lilipaly hengkang ke Borneo FC.
Lilipaly hanya memakai nomor punggung 10, selama satu musim di Liga 1 2021/2022.
Sebelumnya ia menggunakan nomor punggung 87.
Sebelum Lilipaly, nomor punggung 10 sempat dipakai striker Lerby Eliandry.
Saat kembali bergabung bersama Bali United, dari Borneo FC di musim 2020.
Lerby diberikan nomor punggung 10.
Namun kompetisi musim 2020 terhenti di tengah jalan.
Hanya berlangsung tiga pekan akibat pandemi.
Saat kompetisi kembali bergulir di tahun 2021, Lerby melepas nomor punggung 10 dan memilih nomor punggung 20.
Di musim-musim sebelumnya, sejak 2017 sampai 2019.
Nomor punggung 10 menjadi milik Irfan Bachdim.
Sosok Bachdim pun menjadi bintang, sekaligus ikon Bali United dengan nomor 10-nya.
Adapun di awal kehadiran Bali United di Bali pada musim 2015-2016.
Nomor punggung 10 dipakai oleh gelandang serang mungil Loudri Setiawan.
Namun kala itu Loudri gagal bersinar bersama Serdadu Tridatu.
Dan sekarang nomor punggung 10 di Bali United, kembali digunakan seorang gelandang serang, yakni Eber Bessa.
Pemain kelahiran Belo Horizonte, Brasil, ini pun langsung membuktikan kualitasnya saat pertama kali memakai nomor 10.
Ia tampil gemilang dalam laga Bali United menghadapi Kedah Darul Aman FC Malayasia di Piala AFC 2022.
Bermain penuh selama 90 menit, Eber Bessa bermain apik dan beberapa kali lewat aksinya menyulitkan barisan bek Kedah Darul Aman FC Malaysia, sehingga harus melanggarnya.
Eber Bessa juga turut berpartisipasi atas gol pertama Bali United.
Sepakan bebasnya menit ke-45+1, tidak mampu diantisipasi dengan baik oleh striker Sang Kenari –julukan Kedah FC, Ronald Ngah, hingga membuat terjadinya gol bunuh diri.
Sepanjang laga, pemain yang banyak menghabiskan karier di Liga Brasil dan Portugal tersebut mampu menciptakan sebanyak lima peluang.
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, merasa senang akan penampilan Eber Besaa pada laga ini.
Coach Teco pun merasa Eber Bessa, adalah salah satu pembelian yang tepat dan punya peran besar dalam tim.
"Eber Bessa adalah pemain penting.
Ia mampu menjalankan tugasnya dengan baik sebagai gelandang serang," ungkap Coach Teco.
Eber Bessa akan kembali berlaga bersama Bali United di kancah Asia menghadapi Visakha FC pada Senin 27 Juni 2022 sore.
Kontribusi maksimal dari pemain Brasil tersebut, tentu diharapkan akan mampu membawa Bali United meraih kemenangan kedua untuk memuluskan target lolos ke babak berikutnya. (*)
Pelengkap Kepingan Puzzle Usai Kehilangan Paulo Sergio
Sejak bergabung bersama Bali United, dari klub CD Nacional pada 8 September 2021 lalu.
Eber Bessa langsung tampil moncer bersama Serdadu Tridatu.
Dalam debutnya sebagai pemain pengganti melawan Persib Bandung di Liga 1 Indonesia 2021/2022.
Ia memberikan asis untuk gol penyeimbang yang dicetak Yabes Roni.
Eber Bessa menjelma menjadi pemain penting bagi permainan Bali United di sektor penyerangan. Ia menjadi otak serangan Serdadu Tridatu.
Catatan 5 gol dan 3 assist dari 29 penampilan di Liga 1 2021/2022, bersama Bali United menjadi bukti gelandang serang itu telah mampu beradaptasi dengan baik.
Pemain kelahiran Belo Horizonte, Brasil tersebut menjadi pelengkap kepingan puzzle dalam skuad Serdadu Tridatu usai ditinggalkan oleh Paulo Sergio pada Oktober 2020 silam.
Sebelum Eber, Bali United sempat mendatangkan gelandang Brasil lainnya, yakni Diego Assis. Namun, Diego tidak bertahan lama.
Kehadiran pemain berpostur 166 cm tersebut membuat lini serang Serdadu Tridatu menjadi lebih hidup.
Berkat kemampuannya menahan bola, dribbling apik, serta tendangan bebas mumpuni, Eber menjadi pemain andalan.
Memasuki musim baru, pemain berusia 30 tahun tersebut kembali menunjukkan kelasnya, bukan hanya di liga domestik, tetapi juga di kancah Asia yakni Piala AFC 2022.
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco, menyebut Eber Bessa telah berhasil menggantikan sosok Paulo Sergio di Bali United.
Sebelumnya, Paulo menjadi playmaker andalan Bali United saat juara Liga 1 2019. Pemain asal Portugal ini juga pernah membawa Bhayangkara FC juara Liga 1 2017 dan terpilih sebagai pemain terbaik.
"Dia (Eber Bessa, red) datang ke dalam tim ini untuk menggantikan salah satu nama besar di Indonesia, Paulo Sergio. Seorang pemain peraih gelar juara bersama Bhayangkara FC dan Bali United," kata Coach Teco.
Paulo Sergio meninggalkan Bali United di awal musim 2020, setelah kompetisi terhenti akibat pandemi. Ia enggan melanjutkan kontrak bersama Bali United di musim 2021.
"Setelah dia (Paulo Sergio, red) pergi, Eber datang untuk menggantikannya. Sebuah pergantian yang sangat baik dan dia bisa menjalankan tugasnya dengan baik,” puji Teco.
Pemakai no 10 di Bali United :
2015-2016 Loudry Meilana Setyawan
2017-2019 Irfan Bachdim
2020 Lerby Eliandry
2021-2022 Stefano Lilipaly
2022 Eber Bessa (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bali-united-menang-2-0-atas-kedah-fc-malam-ini-di-gianyar.jpg)