MotoGP
Rossi Begitu Dikenang, Para Penggemar: Tanpa Rossi, MotoGP Ikut Pensiun
Bahkan tanpa ada The Doctor, MotoGP seolah-olah tidak memiliki gaya ‘magic’ nya.
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA – Usai mengakhiri musim di MotoGP, Valentino Rossi ternayata masih selalu di hati.
Bagaimana tidak, pembalap julukan The Doctor yang memilih mengakhiri karirnya di MotoGP karena pensiun ini masih menyimpan banyak kenangan.
Bahkan tanpa ada The Doctor, MotoGP seolah-olah tidak memiliki gaya ‘magic’ nya.
Para penikmat MotoGP tidak hanya terkesen dengan namanya.
Tapi juga aksinya di perhelatan motor dunia tersebut.
Baca juga: Daftar Tim dan Rider MotoGP 2022, Ternyata Ada 12 Tim Dihuni 2 Rider Terbaik!
Banyak orang yang menjadi penggemar Valentino Rossi.
Sebagian penggemar mengatakan bahwa masa MotoGP berakhir setelah Rossi pensiun.
Namun, masih ada juga yang terus mengikuti perkembangan MotoGP.
Apalagi, Rossi juga mewarisi warisan berupa anak-anak didiknya dari VR46 Riders Academy.
Jonathan Rea, pebalap World Superbike ( WorldSBK ) dari Kawasaki, mengatakan, dirinya tidak setuju jika masa berakhirnya MotoGP ketika Rossi pensiun.
“Saya tidak melihatnya sedramatis itu. Valentino Rossi adalah kehilangan yang besar.”
“Meskipun tanpanya, warna kuning mendominasi penonton. Dia adalah Mister MotoGP,” ujar Rea dikutip dari Motosan.es , Senin 4 Juli 2022.
“Tapi, kita tidak bisa mengatakan bahwa generasi yang baru lebih lambat atau tampil lebih buruk. Para pebalap ini sangat cepat, bahkan lebih cepat.”
“Era dari Quartararo, Rins, Mir, dan Bagnaia, akan meninggalkan warisannya sendiri,” kata Rea.
Baca juga: Perhelatan MotoGP 2022 Berhenti Sejenak, Agustus Para Rider On Fire Lagi!
Baca juga: Beri Sinyal di MotoGP, Marc Marquez: Lanjut atau Gantung Helm
Menurut Rea, dibandingkan dengan mundurnya Suzuki dari MotoGP.
Masih lebih besar kehilangan seorang Rossi.
Rea mengatakan, ada satu perbedaan besar antara era MotoGP dulu dengan yang sekarang.
“Dengan Rossi, tapi juga dengan Marquez, Schwantz, Lorenzo, dan Casey, ada persaingan dan persaingan.”
“Sekarang di MotoGP, sepertinya semuanya sangat harmonis. Ini berarti tidak banyak drama seperti dulu,” ujar Rea.
Rea juga menanggapi performa para pebalap sekarang ini.
Apalagi, melihat lima pemenang berbeda pada paruh pertama musim ini.
“Ini gila, saya tidak bisa menjelaskannya. Saya curiga pebalap tidak membuat perbedaan dan motor lebih penting.”
“Perbedaan performa sangat kecil. Pada beberapa balapan, Quartararo memimpin hingga 10 detik. Pada balapan tertentu, dia harus berjuang keras untuk posisi,” katanya.
Meskipun demikian, Rea mengaku tetap menikmatinya dan menjadi penggemar MotoGP.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ajang MotoGP Kehilangan Sosok Rossi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/valentino-rossi-saat-balapan-pada-motogp-styria-2021.jpg)