Berita Karangasem

Tekan Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku, 2.187 Sapi di Karangasem Sudah Divaksin PMK

Ribuan sapi di Karangasem telah divaksinasi PMK oleh Puskeswan Karangasem, cegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku

istimewa
Ilustrasi vaksin PMK - Tekan Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku, 2.187 Sapi di Karangasem Sudah Divaksin PMK 

Vaksin diberikan ke sapi yang sehat.

Ditambahkan, populasi sapi di Kecamatan Rendang jumlahnya paling banyak dibanding Kecamatan lain.

Setelah itu, pemberian vaksin diberikan ke Kecamatan Karangasem, dan Kecamatan lain.

Selain memberikan vaksin, petugas juga melakukan sosialisasi pada peternak agar membersihkan kandangnya.

"Kita minta peternak untuk mmbersihkan kandang agar terhindar dari PMK. Semoga dengan vaksin ini penyebaran PMK bisa ditekan. Petugas baru menemukan 7 ekor sapi yang terjangkit PMK,"tambah Pande.

Sampai saat ini petugas baru menemukan 7 ekor sapi positive terkena PMK.

Yakni 4 ekor ditemukan di Menanga, Kecamatan Rendang dan 3 ekor ditemukan di Segara Katon, Kelurahan/Kecamatan Karangasem.

Sedangkan sapi yang dinyatakan suspect diperkirakan capai puluhan

Untuk diketahui, populasi ternak terutama sapi Bali di Kabupaten Karangasem meningkat sejak 2021 pasca dilaksanakan inseminasi buatan melalui program pemerintah yakni sapi komoditas andalan negeri (sikomandan).

Saat ini populasi sapi di Bumi Lahar sekitar 133 ribu ekor lebih.

Daerah di Karangasem dengan populasi sapi terbesar yakni di Kecamatan Rendang.

Seperti di Desa Pempatan, Menangga, Besakih, Nongan, Pesaban, dan Rendang.

Populasi sapi Bali di Kecamatan Rendang setiap tahun naik.

Mengingat lahan hijau cukup luas, geografinya mendukung.

Kumpulan Artikel Karangasem

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved