MotoGP
Marc Marquez Ingin Tampil Sesegera Mungkin di MotoGP, Sang Dokter: Sama Saja Bunuh Diri
Namun sang dokter memastikan hal itu berakibat buruk bagi Marc Marquez.
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sang dokter dari rider Repsol Honda, Marc Marquez berikan hal ini jika sang pembalap bersikukuh tetap balapan dengan cepat.
Marc Marquez yang menjalani operasi keempatnya di Amerika Serikat meyatakan hal yang tidak terduga bagi sang rider yang pernah jadi lawan Valentino Rossi.
Pembalap Repsol Honda disinyalir akan kembali membalap dengan cepat.
Namun sang dokter memastikan hal itu berakibat buruk bagi Marc Marquez.
Baca juga: El Diablo Yakin Juara MotoGP, Quartararo: Saya Tidak Merasa Tertekan

Baca juga: Aleix Espargaro Tampil Konsisten, Dekati Pemuncak Klasemen MotoGP 2022
Dalam beberapa hari ke depan, Marc Marquez akan melakukan pengecekan medis yang kedua pasca operasi untuk melihat perkembangan pada lengan kanannya.
Hasil dari pengecekan tersebut untuk memastikan kapan Marc Marquez bisa kembali balapan dan sejauh apa perkembangan pada lengan kanannya itu.
Yang jelas, pembalap Repsol Honda Team itu kini sudah tidak ketergantungan pada pereda nyeri atau pain killer pada lengan kanannya.
Serta sudah mulai bisa beraktivitas dengan lebih baik sembari menjalani fisioterapi agar bentuk tubuh sisi kiri dan kanannya kembali seimbang.
Dokter Pribadi dan juga Ahli Fisioterapis Marc Marquez, Ruben Garcia menjelaskan fisik pemilik delapan gelar juara dunia itu.
“Sejauh ini otot tumbuh dengan baik dan juga posisi tulang berada di posisi yang tepat, Marc Marquez masih kami hindari dari aktivitas otot yang berat,” urai Ruben Garcia.
“Otot yang habis menjalani operasi, akan butuh waktu yang cukup lama untuk kembali normal, sehingga kami biarkan Marc Marquez menjauhi aktivitas di tangan kanan,” imbuhnya dikutip dari Corsedimoto.
Baca juga: Joan Mir Kemungkinan Bakal Absen di MotoGP 2023, Kesepakatan Dengan Honda Masih Alot
Hasil dari pemeriksaan tersebut juga akan diserahkan kepada Honda Racing Corporation (HRC) guna dievaluasi kapan tepatnya Marc Marquez bisa balapan.
Pihak HRC memang berharap Marc Marquez bisa menjalani balapan MotoGP San Marino di sirkuit Misano 4 Juli 2022.
Lantaran setelah balapan akan ada tes, sehingga data yang didapatkan bisa maksimal.
“Akan seperti bunuh diri jika Marc Marquez kembali balapan lebih awal, dia butuh waktu yang lebih lama,” Ruben Garcia menjelaskan.
“Sudah paling tepat dia kembali balapan bulan November, setidaknya di MotoGP Valencia,” pungkasnya.
Artikel ini sudah tayang di Otorace.id dengan judul Sang Dokter Sebut Marc Marquez Bunuh Diri Jika Balik Balap MotoGP Lebih Awal