Berita Buleleng

WABAH PMK di Bali, Buleleng Dapat Tambahan 25 Ribu Dosis Vaksin PMK dan Logistik

Petugas Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Buleleng memeriksa kesehatan hewan qurban Minggu 10 Juli 2022. 

Ratu Ayu Astri Desiani
BPBD Buleleng saat menerima bantuan logistik PMK, Minggu (10/8) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Petugas Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Buleleng memeriksa kesehatan hewan qurban
Minggu 10 Juli 2022. 

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan daging maupun jeroan sapi yang disembelih saat Idul Adha sehat, dan layak dikonsumsi.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Made Suparma mengatakan, berdasarkan sementara yang diterima hingga Minggu malam, jumlah hewan qurban yang diperiksa sebanyak 85 ekor sapi dan 116 ekor kambing dari Kecamatan Buleleng dan Banjar.

Dari pemeriksaan itu, seluruh daging maupun jeroan hewan qurban layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

BPBD Buleleng saat menerima bantuan logistik PMK, Minggu (10/8)
BPBD Buleleng saat menerima bantuan logistik PMK, Minggu (10/8) (Ratu Ayu Astri Desiani)

Selain memeriksa daging maupun jeroan, petugas juga mengecek kondisi kesehatan hewan qurban, untuk memastikan tidak ada yang terserang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Sejak Sabtu kemarin, Suparma menyebut sudah ada 2.000 ekor sapi yang diberikan vaksin PMK.

Vaksin hanya khusus diberikan kepada sapi yang sehat, untuk mencegah tertular PMK.

Buleleng imbuh Suparma juga telah mendapatkan tambahan bantuan vaksin PMK dari pemerintah pusat sebanyak 25 ribu dosis. Vaksin itu akan segera diambil oleh pihaknya di Denpasar, pada Senin 11 Juli 2022. 

Puluhan ribu dosis vaksin itu rencananya akan diberikan kepada hewan ternak yang ada di wilayah Kecamatan Gerokgak, Seririt dan Buleleng timur.

"Saat hari raya Idul Adha ini kami lengkap memeriksa kesehatan hewan. Selain mengecek apakah terpapar PMK, kami juga mengecek organ sapi apakah terdapat cacing hati. Kalau ada, hatinya langsung dieliminasi. Sementara vaksin PMK, per Sabtu kemarin sudah menyasar 2.000 ekor sapi. Sekarang masih berlangsung juga di wilayah Seririt, untuk mencegah penularan PMK," terangnya.

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Putu Ariadi Pribadi mengatakan, BPBD Bali memberikan bantuan logstik PMK berupa APD dan cairan desinfektan untuk seluruh kabupaten yang ada di Bali.

Khusus untuk Buleleng, APD yang diterima sebanyak 1.800, cairan desinfektan sebanyak 2.000 liter, serta sprayer 12 buah.

Bantuan tersebut kata Ariadi telah diterima oleh pihaknya, dan akan segera disalurkan sesuai kebutuhan untuk Dinas Pertanian Buleleng, pada Senin (11/7).

"Bantuannya sudah kami ambil di BPBD Bali Minggu siang. Besok (Senin,red) akan didistribusikan sesuai kebutuhan Dinas Pertanian," kata Ariadi. (rtu)

BERITA LAINNYA

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved