Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Nasional

UPDATE Kasus Brigadir J, Tim INAFIS Mabes Polri Bawa Koper dari Rumah Singgah Kadiv PROPAM

Kali ini kabar terbaru, Tim Inafis Mabes Polri terlihat membawa koper hitam keluar dari rumah singgah Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo.

Tayang:
ist
Kali ini kabar terbaru, Tim Inafis Mabes Polri terlihat membawa koper hitam keluar dari rumah singgah Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri, kawasan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan. 

Saat ditanya insiden itu, Brigadir J malah melepaskan tembakan kepada Bharada E yang berdiri di depan kamar.

“Pertanyaan Bharada E direspon oleh Brigjen J, dengan melepaskan tembakan pertama kali kearah Bharada E,” tukas Brigjen Ahmad Ramadhan.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyatakan, Brigadir Josua ditembak mati karena diduga melakukan pelecehan seksual dan menodongkan pistol kepada istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyatakan, Brigadir Josua ditembak mati karena diduga melakukan pelecehan seksual dan menodongkan pistol kepada istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. (Rizki Sandi Saputra)

Baru Diungkap Setelah 4 Hari

Polri mengungkap alasan mengapa baru mengungkap kasus penembakan polisi vs polisi di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo tersebut.

Diketahui, Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J tewas ditembak rekannya, Bharada E pada Jumat (8/7/2022).

Namun, Mabes Polri baru angkat suara soal insiden tersebut pada Senin (11/7/2022).

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, berdalih pihaknya melakukan pemeriksaan hingga penelusuran terlebih dahulu.

"Kami lakukan pemeriksaan dulu, penelusuran dulu," kata Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/7/2022).

Brigjen Ahmad Ramadhan menjelaskan, kasus ini terungkap berawal dari laporan Irjen Pol Ferdy Sambo ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Brigjen Ahmad Ramadhan menyebut setelah itu pihaknya melakukan olah TKP, dilakukan setelah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo melaporkan peristiwa itu ke Polres Metro Jakarta Selatan.

"Menghubungi Kapolres Jaksel dan selanjutnya dilakukan olah TKP," ungkapnya.

Sosok Brigpol Yosua alias Brigadir J yang ditemukan meninggal dengan luka sajam dan luka tembak.
Sosok Brigpol Yosua alias Brigadir J yang ditemukan meninggal dengan luka sajam dan luka tembak. (ist/Tribunnews)

Bela Diri

Secara resmi Kepolisian RI menyatakan bahwa Bharada E, hanya melindungi diri saat menembak mati Brigadir J di rumah Kepala Divisi Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7/2022) lalu.

"Perlu kami sampaikan bahwa tindakan yang dilakukan Bharada E adalah tindakan untuk melindungi diri, karena ancaman dari Brigadir J itu sendiri," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/7/2022).

Brigjen Ahmad Ramadhan, menyatakan bahwa Bharada E hanya melakukan pembelaan ketika ditembak duluan oleh Brigadir J.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved