Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Nasional

ADIK BRIGADIR J Dimutasi! MABES POLRI Sembut Permintaan Sendiri

Jadi masalah mutasi itu adalah permintaan yang bersangkutan (Bripda LL), untuk dapatnya bisa kembali ke Jambi dan itu sudah dipenuhi oleh Mabes Polri.

Tayang:
ist/via Tribunnews
"Jadi masalah mutasi itu adalah permintaan yang bersangkutan (Bripda LL), untuk dapatnya bisa kembali ke Jambi dan itu sudah dipenuhi oleh Mabes Polri," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa 19 Juli 2022.  

"Rumahnya sana, ya kembali aja. Entar ditanyakan lagi ke SDM," katanya.

Kronologis Kejadian Menurut Polisi

Diketahui, insiden baku tembak terjadi di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo menjadi sorotan.

Menurut keterangan polisi peristiwa berawal saat Brigadir J masuk ke kamar pribadi istri Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo.

Diduga Brigadir J melakukan pelecehan dan menodong istri Irjen Ferdy Sambo dengan menggunakan senjata.

"Setelah melakukan pelecehan, dia juga sempat menodongkan senjata ke kepala ibu Kadiv," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto, Selasa (12/7/2022).

Saat itu, kata Budhi, Istri Irjen Ferdy terbangun dan hendak berteriak meminta pertolongan.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyatakan, Brigadir Josua ditembak mati karena diduga melakukan pelecehan seksual dan menodongkan pistol kepada istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyatakan, Brigadir Josua ditembak mati karena diduga melakukan pelecehan seksual dan menodongkan pistol kepada istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. (Rizki Sandi Saputra)

Namun, Brigadir J membentak istri Irjen Ferdy Sambo dan menyuruhnya untuk diam.

"Saudara J membalas "diam kamu!" sambil mengeluarkan senjata yang ada di pinggang dan menodongkan ibu Kadiv," ungkapnya.

Saat itu, istri Ferdy Sambo berteriak.

Brigadir J pun panik, karena mendengar suara langkah orang berjalan yang diketahui merupakan Bharada E.

"Kemudian ibu Kadiv Propam teriak minta tolong dan di situlah saudara Brigadir J panik.

Apalagi mendengar ada suara langkah orang berlari, yang mendekat ke arah suara permintaan tolong tersebut," katanya.

Baru separuh menuruni tangga, Bharada E melihat sosok Brigadir J keluar dari kamar.

Bharada E kemudian bertanya kepada Brigadir J terkait teriakan tersebut.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved