Berita Karangasem
Bocah Asal Sidemen Meninggal Setelah Tertimpa Pohon
Ni Komang AD menghembuskan nafas terakhir setelah mendapatkan peerawatan intensip di Rumah Sakit Klungkung akibat tertimpa pohon albesia. Bocah asal
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Harun Ar Rasyid
TRIBUN BALI.COM, AMLAPURA - Ni Komang AD menghembuskan nafas terakhir setelah mendapatkan peerawatan intensip di Rumah Sakit Klungkung akibat tertimpa pohon albesia.
Bocah asal Kecamatn Sidemen mengalami cedera kepala berat hingga pendarahan di kepalanya.
Korban tertimpa pohon albesia, Senin 25 Juli 2022 pukul 15.30 wita.
Lokasinya di Jalan Raya Dusun Kelungah menuju Dusun Wangsian, tepatnya Dusun Wangsian, Desa Wismekerta, Kec. Sidemen, Karangasem.
Korban dibonceng orang tuanya mengunakan motor nopol DK2406 MW.
Informasi dilapangan, Selasa 26 Juli 2022, peristiwa nahas terjadi sore hari.
Saat itu korban dibonceng oleh orang tuanya mengunakan sepeda motor vario dari Dusun Klungah menuju Wangsian, Desa Wismakerta.
Sedangkan dekat lokasi sedang dilakukn penebangn pohon albesia.
Sesampainya di lokasi, korban bersama orang tuanya melintasi jalanan.
Celakanya pohon yang ditebang jatuh ke arah jalan raya hingga menimpa si korban, dan mengenai bagian kepalanya.
Pohon albesia yang ditebang diperkirakan berdiameter sekitar 60 centimeter, tinggi 25 mter.
Korban yang mengalami luka parah dibagian kepala langsung dilarikan ke RS Klungkung untuk mendapatkan perawatan.
Sedangkan orang tuanya syok dengan kejadian. Untuk penebangnya masih dalam pemeriksaan petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Sidemen untuk diintrogasi.
Kapolsek Sidemen, AKP I Wayan Gede Mudana, membenarkan kejadian tersebut. Korbn dibonceng orang tuanya.
Setibanya dilokasi kejadian pohon albesia yang ditebang Suharsono serta rekannya tumbang ke arah peengendara, hingga terjatuh serta alami luka yang lumayan parah.
"Atas kejadian tersebut korban mengalami patah di rahang bawah, retak tulang tengkorak bagian kanan atas, pendarahan di telingga dan hidung, mata kiri alami bengkak, bengkak di dahi," imbuh Gede Mudana.
Korban hembuskan nafas terakhir setelah dapat perawatan intensip di RS Klungkung.
Pihak kepolisian masih meminta keterangan dari beberapa saksi terkait kasus yang rengut nyawa seseorang.
"Saksi - saksi masih diperiksa oleh penyidik. Apa kira - kira pemicu utamanya," jelas Mudana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-jenazah_20150916_095529.jpg)