Bali United

Coach Teco Tak Masalah Bali United Main Malam, Pikirkan Suporter: Pulang Subuh, Besoknya Kerja

Coach Teco tak terlalu mempermasalahkan Bali United main larut malam di Liga 1 2022/2023 namun ia memikirkan Suporter usai menonton pertandingan.

Penulis: Putu Kartika Viktriani | Editor: Putu Kartika Viktriani
Tribun Bali/Diky Setiawan
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra saat laga Bali United vs RANS Nusantara FC pada laga pekan ketiga BRI Liga 1 2022-2023 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, 4 Agustus 2022 - Coach Teco tak terlalu mempermasalahkan Bali United main larut malam di Liga 1 2022/2023 namun ia memikirkan Suporter Bali United usai menonton pertandingan. 

Postingan viral tersebut diunggah akun Twitter AlFajri @jungkangFamily yang mengaku ayah dari bayi tersebut.

Akun Twitter @jungkangFamily membagikan postingan viral tersebut pada 3 Agustus 2022.

Dalam postingannya, pemilik akun yang merupakan ayah dari bayi tersebut mengunggah foto sang buah hati yang sudah meninggal.

Dalam foto itu tampak sang buah hati yang sudah tak bernyawa dan terbalut kain kafan.

Akun itu menuliskan jika dirinya nekat mengajak sang anak away dari Tegal ke Surabaya demi melihat Persebaya.

"Akhirnya saya belajar apa makna "Persebaya Sak Tekone Izrail" berkat ketololan yg terbungkus ego dan kesombongan saya. Yg nekat mengajak anak sy yg berusia 6bln untuk away dari Tegal ke Surabaya demi melihat @persebayaupdate bertanding home perdana. Semoga cukup sy saja yg tolol," tulisnya.

"Awal kami sekeluarga motoran dgn penuh antusias menyambut laga home perdana, budhal dari Tegal jam 17.38 WIB hari sabtu, smpe di surabaya jam 07.15 wib hari minggu."

"Anak sy batuk2 semacam ada dahak, nafas agak sesak. Kemudian dibawa ke RS Ewa Pangalila daerah Gn Sari" tulis sang Ayah.

"Namun tidak mendapatkan pertolongan maksimal, karena peralatan yang tidak memadai dan dirujuk ke RSAL."

"Disini awal malapetaka, karena ternyata mengeluarkan ambulance itu susah meski judulnya kami pasien rujukan. Akhirnya kami bawa sendiri dgn motor" paparnya dalam tulisan tersebut.

"Kena lampu merah di depan DTC wonokromo dan kepalang sepur lewat di wonokromo juga."

"Hingga akhirnya sudah terlalu lemah dan tak tertolong, meski dokter di RSAL sudah berusaha maksimal" lanjutnya.

Kini hanya penyesalan yang dirasakan si ayah sebagai orang tua.

Dia mengaku pernah mengajak bayinya melakoni perjalanan jatuh tersebut sebelumnya.

"Pertimbangan tolol saya adalah tempo hari di game 729 kami sekeluarga baik2 saja. Namun kali ini. Saya teledor dan lalai dalam melindungi keluarga saya" katanya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved