Sponsored Content

Karya Pitra Yadnya Ngaben Lan Atma Wedana Desa Adat Sawan Gianyar

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta yang juga selaku Ketua Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Provinsi Bali menghadiri Karya Pitra Yadnya Ngaben

istimewa
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta sekaligus Ketua MGPSSR Provinsi Bali menghadiri Karya Pitra Yadnya Ngaben lan Atma Wedana Atiwa-Tiwa Banjar Adat Sawan, Desa Adat Sawan, Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar, Sabtu (20/8). 

TRIBUN-BALI.COM - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta yang juga selaku Ketua Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Provinsi Bali menghadiri Karya Pitra Yadnya Ngaben lan Atma Wedana Atiwa-Tiwa Banjar Adat Sawan, Desa Adat Sawan, Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar, Sabtu 20 Agustus 2022.

Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Gianyar Ni Luh Suci Ningsih, Perbekel Desa Sawan Ketut Berata, Bendesa Adat Sawan Made Wila, Kelian Adat Banjar Sawan serta para pemilik sawa.

Sebagai wujud dukungan dan motivasi, Bupati Giri Prasta serahkan bantuan dana secara pribadi sebesar Rp30 juta dan kepada sekaa gong Kumara Ghita Banjar Adat Sawan sebesar Rp5 juta.

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta sekaligus Ketua MGPSSR Provinsi Bali menghadiri Karya Pitra Yadnya Ngaben lan Atma Wedana Atiwa-Tiwa Banjar Adat Sawan, Desa Adat Sawan, Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar, Sabtu (20/8).
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta sekaligus Ketua MGPSSR Provinsi Bali menghadiri Karya Pitra Yadnya Ngaben lan Atma Wedana Atiwa-Tiwa Banjar Adat Sawan, Desa Adat Sawan, Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar, Sabtu (20/8). (istimewa)

Dalam sembrama wacananya Bupati Giri Prasta selaku Ketua MGPSSR Provinsi Bali menyampaikan kita semua harus selalu berpedoman dengan ajaran Agama Hindu berlandaskan Dharmaning Leluhur, Dharmaning Agama dan Dharmaning Negara. Dimana Dharmaning Leluhur mengingatkan paiketan untuk selalu ingat kepada leluhur, Dharmaning Agama mengingatkan paiketan ini untuk selalu ingat kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa Tuhan Yang Maha Esa dengan srada bakti dalam semua kegiatan.

Dengan dilaksanakan dharmaning leluhur ini, diharapkan bisa mempererat persaudaraan dan persatuan pasemetonan yang ada agar tidak terpecah belah.

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi dan dukungan atas semangat persatuan yang telah ditunjukkan. Begitu juga Bupati sangat mendukung dan berharap upacara ini berjalan dengan lancar dan baik, disamping itu pula diharapkan kepada krama yang memiliki sawa agar betul-betul mengikuti jalannya upacara, mulai dari awal hingga ngelinggihang di Merajan serta harus didasari atas hati yang tulus ikhlas.

“Dalam pelaksanaan karya (upacara) atiwa-tiwa, atma wedana dan sawa prakerti ini, beberapa hal yang patut dipahami, mulai dari murwa daksina dengan menggunakan sapi gading atau sapi selem batu, yang akan menghantarkan atma menuju surga. Saya berharap, dudonan atau rangkaian karya pitra yadnya ini berjalan dengan lancar labda karya, sida sidaning don,” pungkasnya.

Sementara Manggala Karya yang juga sebagai Bendesa Adat Sawan Made Wila mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran Bapak Bupati Badung selaku Ketua MGPSSR Provinsi Bali bersama undangan lainnya. Dilaporkan karya ini bertujuan untuk membantu semeton untuk melaksanakan pitra yadnya dan manusa yadnya, dimana karya ini sudah dimulai dari tanggal 13 Juli 2022 Buda Kliwon Pahang sampai dengan tanggal 22 Agustus 2022 anggara umanis meajar-ajar di pura goa lawah, pedarman soang-soang dan penataran agung.

Dilaporkan juga karya pitra yadnya ini diikuti sebanyak puspa 31, sawa 11, ngelangkir 6 dan mepetik 3 serta masing-masing sawa mengeluarkan urunan sebesar Rp 10 juta.

“Mudah-mudahan dengan bantuan punia dari Bapak Bupati Badung dapat meringankan beban biaya bagi para pemilik sawa dan rangkaian karya berjalan dengan baik dan lancar,” ucapnya. (Adv/Gus)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved