Oleh oleh Bali

Oleh-oleh Bali, Brem Bali Makanan Tradisional yang Tak Boleh Di lupakan Saat Berlibur

Oleh-oleh Bali, Brem Bali Makanan Tradisional yang Tak Boleh Di lupakan Saat Berlibur ke Pulau Dewata

IST
Oleh-oleh Bali, Brem Bali Makanan Tradisional yang Tak Boleh Di lupakan 

TRIBUN-BALI.COM – Oleh-oleh Bali beraneka macamnya, seperti pie susu, kain pantai, kebaya bali, udeng dan masih banyak lainnya.

Bagi tribunners yang sedang berlibur dan jalan-jalan ke Bali, Brem merupakan minuman dan makanan tradisional yang tidak boleh dilupakan sebagai oleh-oleh.

Di Bali, Brem yang dijual tidak hanya berbentuk kotak atau persegi. Melainkan ada Brem yang dijual cair.

Kemudian, Brem ini dikemas dalam botol-botol sehingga memudahkan wisatawan untuk membawa sebagai buah tangan.

Brem merupakan salah satu jenis minuman khas daerah bali yang dibuat dari beras ketan atau beras ketan yang difermentasikan dengan ragi tape.

Minuman brem ini sejak lama sudah diperjualbelikan di daerah Bali, bahkan sudah menjadi salah satu oleh-oleh atau buah tangan bagi wisatawan baik domestik maupun wisatawan mancanegara yang datang ke Bali.

Brem terbentuk dari reaksi antara zat tepung dengan enzim dan sedikit air, sehingga menghasilkan gula. Kemudian gula yang dihasilkan bereaksi lagi dengan enzim, sehingga menghasilkan alkohol dan gas CO2 dan biasanya dikonsumsi setelah makan.

Keistimewaan lain dari Brem Bali adalah menggunakan bahan-bahan yang alami.

Sejak tahun 1976, proses pembuatannya tak lagi menggunakan bahan pengawet maupun pewarna (zat aditif).

Sehingga menghasilkan cita rasa yang benar-benar khas.

sedikit informasi mengenai kandungan alkohol dalam Brem cair. Menurut data penelitian, Brem cair ini aman dikonsumsi asal tidak berlebihan.

Hingga kini, Brem Bali menjadi salah satu andalan pariwisata Bali, salah satunya di sanur, karena menjadi pusat industri Brem di Bali yang bernama Sila Sayana.

Brem cair produksi kawasan Sanur ini sudah melalui uji laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Udayana dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan setempat untuk melihat kadar alkoholnya.

Setelah melalui uji pengawasan, Brem cair asal Bali ini pun sukses menjangkau pasar karena sudah dinyatakan aman dikonsumsi oleh kedua badan pengawas tersebut.

Wisatawan domestik maupun mancanegara banyak menjadikan Brem Bali sebagai Oleh-oleh Bali.

Seperti dari Jepang, Belanda, Tiongkok, dan beberapa negara Eropa lainnya.

Kini, minuman Brem yang awalnya hanya sebagai bagian dari ritual adat telah menjadi welcome drink bagi tamu mancanegara yang berkunjung ke Pulau Dewata.

Bagi tribunners  bisa langsung membeli Brem Bali tersebut jika Anda berkunjung ke Pulau Dewata. (*)
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved