Berita Gianyar

Kompor Jenazah Meledak di Blahbatuh, 2 Orang Meninggal Dunia, Kadek Gian Berlari dengan Kobaran Api

detik-detik kompor jenazah meledak saat ngaben massal di Blahbatuh, Gianyar, barang bukti berupa kompor masih dalam pemeriksaan lab forensik Polda

Pixabay
Ilustrasi api - Kompor Jenazah Meledak di Blahbatuh, 2 Orang Meninggal Dunia, Kadek Gian Berlari dengan Kobaran Api 

"Dua orang meninggal dunia, satu orang petugas kompor dan satu lagi warga," ujarnya, kemarin.

Momen Tragis

Gusti Gedeselaku saksi mata dalam kejadian itu, mengaku tak bisa melupakan momen tragis tersebut. Terlebih lagi, ia pun menjadi salah satu korban dalam peristiwa ini.

Namun beruntung, lukanya masih bisa ditolerir.

Seharusnya, dirinya bisa selamat dalam tragedi tersebut.

Sebab sebelum ledakan terjadi, ia sempat pulang ke rumah.

"Sebelum kejadian saya sempat pulang ke rumah. Tapi entah kenapa, rasanya pengen lagi ke setra, saat itu ada paman saya yang dikremasi," ujarnya.

Kelian Adat Selat, I Wayan Suartawan, mengatakan pihaknya selaku keluarga Gian sangat kehilangan.

Sebab kejadian ini sama sekali tidak pernah terduga.

Terkait meninggalnya Gian, pihak keluarga telah meminta petunjuk pada sulinggih.

Di mana diberikan petunjuk, jenazah Gian akan diaben atau dikremasi pada Selasa 23 Agustus 2022 besok.

"Kami telah melakukan paruman keluarga, dan telah mendapatkan petunjuk di Griya, bahwa jenazah almarhum akan diaben Selasa ini," terangnya.

Peristiwa mengerikan terjadi dalam upacara ngaben di Selat Belega, Blahbatuh, Gianyar, Bali, Jumat 19 Agustus 2022.

Akibat kompor mayat meledak, sejumlah krama yang ada di setra setempat mengalami luka bakar serius.

Saat berita ini ditulis, para korban tengah menunggu penanganan di RSUD Sanjiwani, Gianyar, Bali. 

Seorang penunggu pasien di ruang UGD RSUD Sanjiwani Gianyar, Koming Astana, mengatakan jumlah korban dari kompor mayat meledak tersebut cukup banyak.
Peristiwa mengerikan terjadi dalam upacara ngaben di Selat Belega, Blahbatuh, Gianyar, Bali, Jumat 19 Agustus 2022. Akibat kompor mayat meledak, sejumlah krama yang ada di setra setempat mengalami luka bakar serius. Saat berita ini ditulis, para korban tengah menunggu penanganan di RSUD Sanjiwani, Gianyar, Bali.  Seorang penunggu pasien di ruang UGD RSUD Sanjiwani Gianyar, Koming Astana, mengatakan jumlah korban dari kompor mayat meledak tersebut cukup banyak. (weg)

Tunggu Hasil Labfor

Sementara itu, Polsek Blahbatuh tidak gegabah dalam menentukan status peristiwa meledaknya kompor jenazah yang merenggut dua nyawa saat upacara ngaben di Desa Selat Belega.

Saat ini, barang bukti berupa kompor masih dalam pemeriksaan lab forensik Polda Bali.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved