Berita Klungkung

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Khusus akan Dibangun di Pelabuhan Sampalan Nusa Penida

Pembelian BBM dengan jerigen dalam jumlah banyak di beberapa SPBU di Nusa Penida, mendapat sorotan dari warga dalam beberapa hari ini. Pembelian BBM

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Marianus Seran
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Khusus akan Dibangun di Pelabuhan Sampalan Nusa Penida
Tribun Bali
Suasana di Pelabuhan Sampalan, Desa Batununggul, Nusa Penida belum lama ini. Stasiun Pengisian Bahan Bakar Khusus Akan Dibangun di Pelabuhan Sampalan. Foto: Eka Mita Suputra.

TRIBUNBALI.COM, SEMARAPURA- Pembelian BBM dengan jeriken dalam jumlah banyak di beberapa SPBU di Nusa Penida, mendapat sorotan dari warga dalam beberapa hari ini.

Pembelian BBM yang dicurigai untuk bahan bakar speed boat itu, dianggap menjadi salah satu penyebab antrean panjang kendaraan di SPBU. 

Kelala Dinas Perhubungan Klungkung I Nyoman Sucitra tidak menampik, saat ini pihak pengelola speed boat di Klungkung masih mengambil BBM di beberapa SPBU di Nusa Penida.

"Kalau beli di Klungkung daratan kan susah lagi,sudah ada agennya untuk memenuhi kebutuhan speed boat," ujarnya

Terkait kroditnya pembelian BBM di Nusa Penida, tidak bisa hanya mencurigai akibat dari pembelian dari pengelola boat. Namun bisa saja ada pihak tertentu yang menyetok BBM, karena wacana kenaikan Pertalite oleh pemerintah pusat.

"Itu kan nanti dari kepolisian melakukan penyelidikan terkait hal itu," jelasnya.

Baca juga: GEMPA BUMI Hari Ini Bertepatan Dengan Sasih Karo, Ini Makna Berdasar Lontar Palelindon

Hanya saja saat ini pemerintah pusat telah berencana membangun stasiun pengisian bahan bakar khusus di Pelahuhan Sampalan, Nusa Penida. 

Dengan demikian pengelola boat tidak perlu lagi membeli bahan bakar di SPBU dengan jerigen. Namun pengisian bahan bakar boat bisa langsung dilakukan di pelabuhan.

"Rapat sudah, teknisnya juga sudah, pengerjaannya ( stasiun pengisian bahan bakar khusus) tahun ini dengan segera. Sudah tinggal action saja," jelasnya.

Sementara sampai saat ini, speed boat yang melayani penumpang dari Klungkung daratan menuju Nusa Penida dan sebaliknya masih menggunakam BBM bersubsidi jenis Pertalite.

Baca juga: Proyek Pembongkaran Atap SDN 4 Melaya Dikeluhkan, Guru dan Siswa Tak Bisa ke Kamar Mandi

"Speed boat masih boleh menggunakan Pertalite, karena pelayanan umum. Kalau pakai Pertamax, cost akan tinggi. Kembali masyarakat akan jadi korban kalau harga tiket nyebrang jadi mahal," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved