Berita Karangasem

Rabies di Karangasem Sudah Capai 92 Kasus, Ini Kata Kadis Setempat

Kasus gigitan anjing di duga rabies di Karangasem mengalami peningkatan tiap tahunnya.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Harun Ar Rasyid
Tribun Bali
ilustrasi 

AMLAPURA, TRIBUN BALI. COM - Kasus gigitan anjing di duga rabies di Karangasem mengalami peningkatan tiap tahunnya.

Dari Januari sampai Agustus 2022, kasus gigitan anjing rabies mencapai 92. Jumlah ini alami peningkatan drastis dibandingkan tahun 2021 yang mencapai 49.

Kepala UPTD Kesehatan Hewan (Keswan) Karangasem, Pande Gede Arya Saputra, mengatakan, kasus gigitan anjing rabies di Karangasem meningkaat. K

Kasus terbanyak yakni di Kecamatan Rendang, Abang, Karangasem, Bebandem, dan Kec. Kubu. Jumlahnya beervariative.

"Ada 92 ekor anjing yang terduga rabies. Tersebar di delapan Kecamatan di Karangasem,"ungkap Pande Gede Arya Saputra, Rabu 24 Agustus 2022.

Vaksinasi rabies pada anjing di Klungkung beberapa waktu lalu
Vaksinasi rabies pada anjing di Klungkung beberapa waktu lalu (Eka Mita Suputra)

Meningkatnya kasus gigitan anjing rabies karena tingginya masyarakat yang meliarkan anjing.

Kondisi ini mengakibatkan populasi anjing liar terus meningkat, serta potensi terpapar raabies cukup tinggi.

Pihaknya berharap masyarakat ikut serta menekan penyebaran virus rabies.

"Ini karena masyarakat masih meliarkan anjing peliharaan mereka. Tolong dibantu untuk menyadarkan masyarakat yang memiliki anjing agar jangan meliarkan anjingnya. Semasih masyarakat meliarkaan anjingnya, maka rabies sulit dicegah,"akuinya.

Untuk menekan kasus anjing positive rabies, Dinas Pertanian Kab. Karangasem terus mengenjotkan proses vaksin. Desa zona merah rabies di Karangasen menjadi prioritas pemberian vaksin anti rabies.

Belasan desa yang mnjadi prioritas adalah desa zona merah, di 8 Kecamatan.

Daerah yang menjadi prioritas vaksinasi dikarenakan sering ditemukan kasus gigitan anjing positive rabies. Perharinya ditemukan kasus gigitan rabies. Ditambh populasi anjing diliarkan cukup banyak. Seperti di Desa Pempatan, Kecamatan Rendang dan Tianyar, Kecamatan Kubu.

Proses vaksinasi di daerah rawan rabies hingga kini masih dilakukan. Petugas turunkan tim ditiap Kecamatan, sehingga pemberian vaksin berjalan cepat. Anjing yang diberikan vaksin yakni anjing liar, dan diliarkan."Baru 16.982 ekor hingga Juli. Agustus masih jalan, belum dihitung,"imbuhnya.

Estimasi populasi anjing di Karangasem tahun 2022 naik dibandingkn 2021. Tahun 2021 populasi anjing diprediksi capai 74.105. Hampir 80 persen anjing diliarkan tuannya serta anjing liar. Anjing yang bertuan hanya 10 persen. Biasanya anjing yang bertuan rutin diberikan vaksin rabies.

berita lainnya

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved