MotoGP
Marc Marquez Ungkap MotoGP 2022 Mulai Hambar, Marquez: Balapan Tanpa Drama dan Rivalitas
Pembalap MotoGP Marc Marquez, buka suara soal balapan MotoGP seri 2022 yang terlihat semakin hambar saat banyak pembalap senior yang pensiun
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pembalap MotoGP Marc Marquez, buka suara soal balapan MotoGP seri 2022 yang terlihat semakin hambar saat banyak pembalap senior yang pensiun.
Marc Marquez mengungkapkan bahwa balap seri MotoGp 2022 sangat kurang diminati karena kurangnya drama dan rivalitas sehingga dia menganggap balapan terasa hambar.
Pembalap asal Spanyol ini tidak menampik fakta bahwa MotoGP sempat mendapatkan hati di banyak masyarakat, namun setelah banyak yang pensiun, MotoGP semakin hambar karena tidak adanya rivalitas.
Pembalap dengan julukan The Baby Alien ini mengungkapkan bahwa MotoGP saat ini sangat berbeda dari MotoGP pada tahun-tahun sebelumnya saat masih ada banyak nama seperti Rossi hingga Stoner.
Baca juga: Francesco Bagnaia Acuhkan Tanggapan Valentino Rossi, Juara MotoGP Austria Jadi Bukti
Hal ini benar jika mundur beberapa tahun ke belakang, MotoGP menyajikan banyak insiden hingga kisah menarik. Entah itu di dalam maupun luar lintasan.
Singgungan antar rider berakibat perang komentar setelah race.
Rivalitas, merupakan bumbu pemanas dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP.
Sebut saja rivalitas yang dimiliki Rossi-Gibernau, Rossi-Stoner dan yang paling menyuguhkan banyak drama ialah persaingan Valentino Rossi dengan Marc Marquez.
The Baby Alien, sejak debut di kelas para raja tahun 2013 langsung mengundang sensasi. Gaya balapnya yang agresif beberapa kali membuat berang Rossi kala itu.
Puncanya pada perburuan gelar juara dunia MotoGP 2015 seri Sepang, di mana senggolan antara Rossi dengan Marquez berbuntut panjang.
Rivalitas ini lah yang tak dimiliki oleh para pembalap MotoGP 2022.
Hal itu tercermin setelah MotoGP Austria rampung digelar.
Baca juga: Luca Marini Catatkan Posisi Terbaik di MotoGP Austria 2022, Ungkap Sirkuit Zig-zag Beratkan Ducati
Nampak para rider kandidat juara seperti Francesco Bagnaia, Fabio Quartararo, Aleix Espargaro dan Jack Miller saling berjabat tangan dan memberikan selamat.
Fenomena ini membuat Marc Marquez buka suara.
"Sebuah olahraga identik dengan ikon dan rivalitas. Aleix dan Fabio adalah teman dekat, itu wajar jika memiliki hubungan baik," buka Marquez, dikutip dari laman Motosan.