Berita Buleleng

Ditinggal ke Kamar Mandi, Warung dan Rumah Dimasuki Maling

Luh Suartini (60) menjadi korban pencurian, pada Kamis (1/9) sekitar pukul 15.00 Wita. Uang dan perhiasan emasnya dibawa kabur maling.

Tribun Bali/Ratu
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Luh Suartini (60) menjadi korban pencurian, pada Kamis (1/9) sekitar pukul 15.00 Wita. Uang dan perhiasan emasnya dibawa kabur maling.

Akibat kejadian ini, wanita asal Banjar Dinas Yeh Anakan, Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, Buleleng itu ditafsir mengalami kerugian hingga Rp 89 juta lebih.

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya dikonfirmasi Jumat (2/9) mengatakan, pelaku diduga melakukan aksi pencurian ini dengan cara berpura-pura belanja di warung milik korban. Saat pelaku datang, warung dalam keadaan sepi. Korban sedang buang air di kamar mandi.

Kondisi ini lantas dimanfaatkan oleh pelaku. Ia mencari barang berharga milik korban, hingga masuk ke dalam rumah korban, yang lokasinya memang berdempetan dengan warung tersebut. Di dalam rumah, tepatnya di kamar tidur milik korban, pelaku berhasil menemukan uang tunai hingga perhiasan emas senilai Rp 89 juta lebih.

Saat berhasil mendapatkan barang berharga tersebut, korban tiba-tiba keluar dari kamar mandi. Betapa terkejutnya korban, saat melihat ada seorang pria yang masuk ke dalam rumahnya. Korban pun sontak berteriak. Bahkan, ia sempat menarik baju milik pelaku. Namun pelaku berhasil kabur, lewat pintu warung.

Tak terima barang berharganya dibawa kabur maling, korban pun melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Seririt. Sumarjaya menyebut, Unit Reskrim Polsek Seririt hingga saat ini masih menyelidiki laporan penncurian tersebut. Mengingat korban sempat melihat pelaku, identitas pelaku pun telah dikantongi oleh polisi. "Pelaku diduga berinisial KS. Kasus saat ini masih ditangani Polsek Seririt," tandasnya. (rtu)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved