Kabar Karangasem

Kerugian Akibat Gelombang Pasang yang Melanda Karangasem Capai Ratusan Juta

Kerugian akibat gelombang pasang yang melanda Karangasem, diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, lima unit jukung rusak, sedangkan 1 unit hilang.

Tribun Bali/Saiful
Karangasem - Kerugian Akibat Gelombang Pasang Capai Ratusan Juta 

AMLAPURA, TRIBUN BALI - Estimasi kerugian akibat gelombang pasang yang melanda Karangasem, Rabu 31 Agustus 2022 dini hari, diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Mengingat beberapa unit perahu nelayan, senderaan rumah warga, dan peralatan penggaraman petani rusak parah.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa, mengungkapkan, gelombang pasang brdampak teerhadap nelayan di Banjar Pengalon, Desa Antiga Kelod, & Buitan, Kecamatan Manggis, Kab. Karangasem. Sebanyak lima unit jukung rusak, sedangkan 1 unit hilang belum ditemukan.

Tembok penyengkeer rumah yang roboh milik I Nyoman Sudiana. Sedangkan sekitar lima jukung nelayan yang mengalami kerusakan di bagian katir, cedik dan bayungan, sedangkan jukung milik Komang Suarnata belum diketemukan. Harga jukung yang hilang diperkirakan mencapai 25 jutaan.

"Kerusakan akibat gelombang pasang yakni tembok penyengker rumah peenduduk roboh, serta beberapa perahu nelayan rusak dan satu unit perahu belum ditemukan (hilang),"kata IB Ketut Arimbawa, Jumat 2 September 2022.

Baca juga: KABAR BURUK Bali United, Irfan Jaya Dikabarkan Cedera Retak Kaki, Berapa Lama Irja Harus Absen?

Selain merusak tembok penyengker dan jukung nelayan, gelombang pasang merusak tempat pengaraman masyarakat di Banjr Pengalon. Beberapa peralatan terbawa air laut hingga ke dalam. Para petani garam terpaksa tidak berproduksi lantaran peralatan pengaramannya hilang terbawa air laut.

"Personil TRC regu II bersama Staf RR menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan assesment serta pendataan. Pendataan kerusakan dilakukan bersama Prbekel Desa Antiga Kelod dan masyarakat setempat. BPBD akan berkoordinasi ke Provinsi trkait kejadian ini,"janji Arimbawa, sapaannya.

BPBD Karangasem telah keluarkan himbauan ke warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap terjadinya bencana. Baik angin keencang, kebakaran, gempa, longsor, gelombang pasang, banjir. Warga harus menyiapkan sarana dan prasarana untuk menghadapi bencana alam.

(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved