Berita Karangasem
Lansia Penjual Kaca Mata Keliling Asal Karangasem Bertahun-tahun Nabung Demi Naik Haji
Raut wajah Ahmad Nung (75) tampak semringah, saat dirinya dipastikan akan berangkat untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Raut wajah Ahmad Nung (75) tampak semringah, saat dirinya dipastikan akan berangkat untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci.
Lansia asal Lingkungan Telaga Mas, Kelurahan Subagan sudah bertahun-tahun menabung demi bisa menggapai mimpinya tersebut.
"Saya senang sekali, bahagia karena akhirnya bisa berangkat naik haji," ujar Nung, Selasa (5/5/2026).
Perjuangan Nung untuk dapat naik haji tidaknya mudah. Ia harus menabung selama sekitar 20 tahun dari hasil berjualan kaca mata dan asesoris keliling, untuk biaya naik haji.
Baca juga: NASIB Apes Lansia di Nusa Penida, Diajak Nikah Pria Lalu Ditolak, Malah Emasnya Digondol!
Nung berasal dari keluarga kurang mampu. Sejak berusia 15 tahun, ia mulai membantu ekonomi keluarga dengan jualan kaca mata keliling untuk sekadar makan dan minum.
Setiap hari ia berkeliling menjajakan kaca mata, ke berbagai tempat wisata di Karangasem. Beranjak dewasa, ia memiliki keinginan untuk dapat naik haji.
Sehingga ia memiliki tekad untuk menabung.
“Setiap hari saya nabung untuk naik haji, kadang Rp100 ribu, kadang Rp200 ribu. Kalau dapat jualan, ya sisihkan. Kalau dapat jualan sedikit, tidak nabung. Jadi tergantung," ujarnya sembari tersenyum.
Baca juga: ASTAGA! Rayuan Ajakan Nikah, Perhiasan Emas Lansia di Nusa Penida Malah Raib Dibawa Kabur
Meskipun harus menghidupi 7 orang anak, tekad Nung tidak surut. Ia tetap konsisten menabung, sampai cita-citanya bisa tercapai tahun ini.
Ia juga tak menampik, jika ada andil anak-anaknya yang bisa membuatnya bisa berangkat haji tahun ini.
“Untuk bisa berangkat tahun ini, sebenarnya uangnya masih belum cukup. Untung ada anak dan ponakan yang bantu sedikit untuk biayanya,” ujarnya lirih.
Ia berharap tetap diberikan kesehatan selama menunaikan ibadah haji. Serta segala doa dan harapannya untik menjadi haji yang mabrur dapat tercapai.
Baca juga: Lupa Matikan Kompor, Dapur Pasangan Lansia Kebakaran
“Semoga nanti anak-anak saya juga bisa menyusul untuk bisa berangkat haji,” harapnya.
Nung dan puluhan calon jemaah haji asal Karangasem, sempat juga bersilaturahmi ke kediaman tokoh masyrakat Karangasem, Gusti Made Tusan (GMT), Selasa (5/5/2026).
Kasubag TU Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Karangasem, H. Muhammad Syaid, menjelaskan awalnya terdapat 33 calon jemaah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Calon-jemaah-haji-asal-Karangasem-Ahmad-Nung-saat-ditemui-di-kediaman-tokoh-masyarakat.jpg)