Berita Bali

Angkat Pelestarian Mangrove dalam Sidang G20, Kepercayaan Dunia Ada di Indonesia

Manusia harus menyadari bahwa betapa lingkungan ini sudah merasa susah untuk bertahan akan kondisinya saat ini.

(Putu Yunia Andriyani)
Ir. Inge Retno Wati, M.E. (hijab motif) saat menjadi narasumber di Djarum Trees For Lifes, yakin angkat pelestarian mangrove dalam Sidang G20 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Manusia harus menyadari bahwa betapa lingkungan ini sudah merasa susah untuk bertahan akan kondisinya saat ini.

Berbagai bagian sektor lingkungan perlu upaya segera untuk dapat diselamatkan.

Tidak hanya oleh pemerintah, namun juga oleh perusahaan dan masyarakat.

Salah satunya adalah mangrove yang bermanfaat, tidak hanya untuk lingkungan tetapi juga sosial dan ekonomi.

Ir. Inge Retno Wati, M.E. (hijab motif) saat menjadi narasumber di Djarum Trees For Lifes, yakin angkat pelestarian mangrove dalam Sidang G20
Ir. Inge Retno Wati, M.E. (hijab motif) saat menjadi narasumber di Djarum Trees For Lifes, yakin angkat pelestarian mangrove dalam Sidang G20 ((Putu Yunia Andriyani))

Hal ini diutarakan Direktur Rehabilitasi Perairan Darat dan Mangrove Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ir. Inge Retno Wati, M.E.

Perempuan yang akrab disapa Inge ini mengatakan mangrove berfungsi sebagai rumah untuk ikan, penahan abrasi, pesisir pantai sudah mendapat ancaman dari gelombang tinggi.

Mangrove juga memiliki kapasitas untuk menyimpan karbon 4-5 kali lebih tinggi dari tanaman hutan di darat.

“Emisi tinggi yang dihasilkan dari manusia dapat ditanggulangi melalui mangrove ini.

Sehingga secara tidak langsung, mangrove juga mampu mengendalikan perubahan iklim global,” kata Inge.

Inge menambahkan upaya pelestarian mangrove sendiri telah diusulkan dalam sidang PBB Bisang Lingkungan Hidup Tahun 2019.

Saat itu, usulan diterima dengan landasan dapat membuat resolusi dunia.

Hal inilah yang menjadi taruhan Indonesia untuk menunjukan keseriusannya terhadap pelestarian mangrove dan menjadi contoh negara lain.

Pemerintah Indoensia saat ini juga telah membangun kebijakan atau peraturan yang berkaitan dengan pelestarian, perlindungan, kelembagaan, dan sanksi di lingkungan mangrove.

Hal ini juga sekaligus menjadi upaya pemerintah dalam menyambut G20 yang akan dilaksanakan di Indonesia, khususnya di Bali.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved