Berita Nasional

HINDARI Penyalahgunaan Data BSU, BPJS Ketenagakerjaan Imbau Pekerja Gunakan Kanal Resmi

Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2022, kembali disalurkan oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan.

ist
Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2022, kembali disalurkan oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) yang kembali dipercaya, sebagai partner dalam menyediakan data pekerja untuk dijadikan dasar penentuan calon penerima BSU. Mengimbau kepada calon penerima, untuk berhati-hati dalam memberikan data pribadi kepada siapapun. Dalam keterangannya, Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga, Oni Marbun, menyampaikan agar pekerja tidak terkecoh dengan maraknya permintaan data pribadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. 

TRIBUN-BALI.COM - Bantuan Subsidi Upah ( BSU) tahun 2022, kembali disalurkan oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan ( BPJamsostek) yang kembali dipercaya, sebagai partner dalam menyediakan data pekerja untuk dijadikan dasar penentuan calon penerima BSU.

Mengimbau kepada calon penerima, untuk berhati-hati dalam memberikan data pribadi kepada siapapun.

Dalam keterangannya, Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga, Oni Marbun, menyampaikan agar pekerja tidak terkecoh dengan maraknya permintaan data pribadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Baca juga: BSU Rp600 Ribu Tahap 2 akan Segera Cair Minggu Ini, Cek Cara Penerima BSU 2022 Di Sini!

Baca juga: LINDUNGI PARA ATLET, BPJamsostek Gandeng KONI Beri Perlindungan, Simak Kerjasamanya

Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2022, kembali disalurkan oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) yang kembali dipercaya, sebagai partner dalam menyediakan data pekerja untuk dijadikan dasar penentuan calon penerima BSU.

Mengimbau kepada calon penerima, untuk berhati-hati dalam memberikan data pribadi kepada siapapun.

Dalam keterangannya, Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga, Oni Marbun, menyampaikan agar pekerja tidak terkecoh dengan maraknya permintaan data pribadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2022, kembali disalurkan oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) yang kembali dipercaya, sebagai partner dalam menyediakan data pekerja untuk dijadikan dasar penentuan calon penerima BSU. Mengimbau kepada calon penerima, untuk berhati-hati dalam memberikan data pribadi kepada siapapun. Dalam keterangannya, Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga, Oni Marbun, menyampaikan agar pekerja tidak terkecoh dengan maraknya permintaan data pribadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. (ist)

“Terhadap berita yang beredar di media online dan media sosial, yang berupa permintaan pengisian data penerima BSU dengan mengatasnamakan BPJamsostek atau Kemnaker adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar atau hoaks.

Masyarakat pekerja harap bijak dalam memberikan data yang sifatnya pribadi,” jelas Oni.

Menurut data BPJamsostek, sampai saat ini sudah sebanyak 7,5 juta data calon penerima BSU yang diserahkan kepada Kemnaker.

Jumlah tersebut terbagi dalam dua tahap yaitu sejumlah 5.099.915 diserahkan pada tahap pertama dan kemudian tahap kedua sejumlah 2.406.915.

Setiap data yang diserahkan kepada Kemnaker akan kembali dilakukan check and skrining ulang serta pemadanan data, terhadap bantuan pemerintah yang lain seperti bantuan kartu prakerja, Program Keluarga Harapan, dll.

Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2022, kembali disalurkan oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) yang kembali dipercaya, sebagai partner dalam menyediakan data pekerja untuk dijadikan dasar penentuan calon penerima BSU.

Mengimbau kepada calon penerima, untuk berhati-hati dalam memberikan data pribadi kepada siapapun.

Dalam keterangannya, Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga, Oni Marbun, menyampaikan agar pekerja tidak terkecoh dengan maraknya permintaan data pribadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2022, kembali disalurkan oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) yang kembali dipercaya, sebagai partner dalam menyediakan data pekerja untuk dijadikan dasar penentuan calon penerima BSU. Mengimbau kepada calon penerima, untuk berhati-hati dalam memberikan data pribadi kepada siapapun. Dalam keterangannya, Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga, Oni Marbun, menyampaikan agar pekerja tidak terkecoh dengan maraknya permintaan data pribadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. (ist)

Oni Marbun melanjutkan, data yang diserahkan pihaknya kepada Kemnaker merupakan data pekerja yang sudah dilaporkan melalui kanal resmi BPJamsostek.

Yang kemudian oleh pihaknya, telah dilakukan verifikasi untuk memastikan validitas data tersebut.

“Untuk mempercepat proses dan ketepatan penyaluran BSU kepada semua pekerja Indonesia, kami membuka kanal pengumpulan data yang hanya dapat dilakukan oleh pemberi kerja/ HRD/ personalia perusahaan, yaitu melalui aplikasi resmi Sistem Informasi Pelaporan Perusahaan atau biasa disebut SIPP,” tambahnya.

Untuk menghindari informasi yang tidak benar dan menyesatkan, bagi pekerja yang ingin mengetahui apakah dirinya layak sebagai calon penerima BSU atau tidak, dapat mengakses kanal resmi melalui bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Menutup keteranganya, Oni mengatakan BSU ini merupakan salah satu bentuk reward dari Pemerintah Indonesia kepada perusahaan yang peduli dan tertib mendaftarkan pekerjanya ke dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2022, kembali disalurkan oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) yang kembali dipercaya, sebagai partner dalam menyediakan data pekerja untuk dijadikan dasar penentuan calon penerima BSU.

Mengimbau kepada calon penerima, untuk berhati-hati dalam memberikan data pribadi kepada siapapun.

Dalam keterangannya, Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga, Oni Marbun, menyampaikan agar pekerja tidak terkecoh dengan maraknya permintaan data pribadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2022, kembali disalurkan oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) yang kembali dipercaya, sebagai partner dalam menyediakan data pekerja untuk dijadikan dasar penentuan calon penerima BSU. Mengimbau kepada calon penerima, untuk berhati-hati dalam memberikan data pribadi kepada siapapun. Dalam keterangannya, Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga, Oni Marbun, menyampaikan agar pekerja tidak terkecoh dengan maraknya permintaan data pribadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. (ist)

BSU ini manfaat lain yang dapat diterima di luar program yang kami selenggarakan.

Untuk itu kami mengimbau kepada perusahaan/ pemberi kerja untuk selalu memastikan semua pekerjanya telah terdaftar, melaporkan gaji/ upah, dengan benar dan yang terakhir tidak menunggak pembayaran iuran program BPJamsostek,” pungkas Oni.

Ditempat terpisah Kapala BPJamsostek Cabang Bali Denpasar, Opik Taufik, mengingatkan peserta untuk selalu tertib administrasi untuk mendapatkan BSU.

BSU ini merupakan nilai tambah sebagai peserta BPJamsostek, pastikan pekerja yang berhak akan mendapatkan sehingga dapat meringankan beban mereka," kata Opik.

"Saya mengajak seluruh perusahaan/pemberi kerja untuk mendaftarkan seluruh pekerjanya, melaporkan gaji/ upah dengan benar, tertib dalam pembayaran iuran, dan yang terakhir melengkapi/ mengkinikan data pesertanya," pungkas Opik. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved